KORAN MANDALA –Taman Wisata Alam Gunung Papandayan kembali dibuka pasca terjadinya Blue Fire pada bulan September 2026 lalu tentunya kejadian ini berdampak terhadap pendapatan dari objek wisata tersebut.
Setelah dibuka kembali wisata Gunung Papandayan ini,jumlah pengunjung kembali menunjukan peningkatan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Garut,Beni Yoga Gunasantika mengatakan,setelah dibuka kembali wisata Gunung Papandayan pasca kejadian munculnya fenomena alam Blue fire,menurut keterangannya kunjungan wisatawan belum kembali normal sperti biasa.
Operasi SAR Kapal Virgo Berakhir, Sembilan Warga Garut Belum Ditemukan
“Kalau kunjungan reguler kan tetap ada ya, tapi tidak semembludak biasanya kalau ada hari-hari libur gitu,” ujarnya.Sabtu. (7/11/2026)
Ia menjelaskan, fenomena alam Blue Fire yang muncul di kawah Gunung Papandayan pada 24 September 2026 sempat menyebabkan kawasan tersebut ditutup sementara.
Namun, kini objek wisata itu telah kembali dibuka untuk umum dengan tetap disertai pemantauan terhadap kondisi kawah guna memastikan keamanan pengunjung.
Menurutnya, objek wisata alam Gunung Papandayan kini kembali dapat dikunjungi wisatawan setelah adanya koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).
“Dengan tetap pengawasan melihat perkembangan di lapangannya seperti apa, tapi prinsipnya secara lembaga BBKSDA sudah mengizinkan untuk bisa dijadikan kunjungan wisata kembali,” katanya.
Ia menyebutkan, sejak Taman Wisata Alam Gunung Papandayan kembali dibuka,kunjungan wisatawan berkisar diangka 1000 – 2000 pengunjung perpekan
Beni menjelaskan,angkankunjungan tersebut dibandingkan dengan kunjungan sebelumnya masih jauh,sebelumnya pernah mencapai hingga 15.000 pengunjung dalam waktu sepekan atau sebulan.
“Jadi, kalau rata-rata 1.000 atau 1.500 itu rata-rata ya, rata-rata artinya di hari-hari yang biasalah tidak ada lonjakan-lonjakan yang signifikan,” ucap Beni.
Ia mengatakan, Disparbud Garut terus menjalin koordinasi dengan BBKSDA untuk memantau kondisi keamanan kawasan kawah Gunung Papandayan demi memastikan keselamatan wisatawan yang berkunjung.
Menurut Beni,destinasi wisata Gunung Papandayan menjadi primadonanya wisata kota Garut,kerap dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah,kunjungan wisatawan terjadi biasanya di akhir pekan atau musim liburan.
Beni menambahkan,terjadinya lonjakan wisatawan ke gunung Papandayan akan meningkat pada saat libur Nataru,pada Nataru ini menjadi momentum anaiknya kunjungan wisatawan.
“Biasanya ini menjelang tahun baru nih, kita sedang persiapan, terus koordinasi dengan pengelola,” tutupnya.*
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






