ADVERTISEMENT
KoranMandala.com –Fenomena Tepuk Sakinah mendadak jadi sorotan publik setelah ramai beredar di media sosial. Yel-yel edukatif yang biasanya hanya terdengar di ruang bimbingan perkawinan (Bimwin) kini mencuri perhatian warganet.
Video para calon pengantin yang kompak bertepuk tangan sambil meneriakkan nilai-nilai rumah tangga harmonis viral, terutama dari unggahan sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Dalam video yang tersebar, pasangan calon suami istri terlihat antusias mengikuti arahan staf KUA. Dengan irama sederhana, mereka menyebut lima pilar keluarga sakinah: sakinah (ketentraman), mawaddah (cinta), rahmah (kasih sayang), komunikasi, dan tanggung jawab. Sekilas terlihat seperti hiburan, tetapi di balik keseruan itu tersimpan pesan moral mendalam.
ADVERTISEMENT
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang, H. Sopian, menyebut metode ini sebagai cara kreatif untuk menyegarkan suasana kelas sekaligus menanamkan nilai pernikahan.
“Melalui Tepuk Sakinah, calon pengantin diajak mengingat tujuan utama pernikahan: membangun rumah tangga harmonis dan penuh kasih sayang. Dengan pendekatan sederhana ini, kami berharap angka perceraian bisa ditekan,” kata Sopian, Senin (29/9/2025).
Menurutnya, Tepuk Sakinah tidak diwajibkan atau harus dihafalkan peserta. Yel-yel ini biasanya digunakan ketika suasana bimbingan mulai menurun, misalnya saat peserta kelelahan atau mengantuk.
“Dengan berdiri lalu melakukan Tepuk Sakinah, peserta bisa kembali fokus dan bersemangat,” ujarnya.
Fenomena ini menuai beragam reaksi netizen. Sebagian menganggapnya lucu dan menyegarkan, sebagian lagi menilai metode tersebut tepat sasaran karena mudah diingat dan menyentuh esensi kehidupan rumah tangga.
Kemenag pun berencana memperluas penggunaan metode kreatif serupa di berbagai daerah. Harapannya, pendidikan pra-nikah tidak hanya menjadi rutinitas formal, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan, membekas, dan relevan dengan tantangan pasangan muda.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






