ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Rambut anak yang tipis atau tumbuh relatif lambat kerap membuat orang tua khawatir. Kondisi tersebut bahkan mendorong sebagian ibu mencari berbagai produk perawatan agar rambut anak tumbuh lebih lebat.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Gia Pratama, mengatakan pertumbuhan rambut anak tidak hanya berkaitan dengan produk yang digunakan. Menurutnya, kesehatan kulit kepala menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan orang tua.
Ia mengibaratkan rambut seperti tanaman yang membutuhkan media tumbuh yang sehat agar dapat berkembang secara optimal.
ADVERTISEMENT
“Ibu-ibu, rambut anak yang tipis atau tumbuh terasa lama memang sering bikin khawatir. Makanya enggak sedikit yang buru-buru cari berbagai cara supaya rambutnya cepat tumbuh lebat,” ujar dr. Gia Pratama melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, dikutip Minggu (27/9/2026).
Menurut dr. Gia, menjaga kondisi kulit kepala sejak dini dapat menjadi bagian dari upaya mendukung pertumbuhan rambut anak. Perawatan tersebut bahkan dapat dimulai ketika anak masih bayi.
“Nah, kapan sih waktu yang tepat dalam merawat rambut anak? Ini bisa dimulai sejak usia 0 sampai 2 tahun dengan memberikan nutrisi dari luar,” katanya.
Salah satu bentuk perawatan yang disebut dr. Gia adalah penggunaan hair lotion. Namun, ia mengingatkan orang tua agar tidak sembarangan memilih produk, terutama karena kulit kepala bayi masih sensitif.
Kualitas kandungan dan keamanan formula, kata dia, perlu menjadi pertimbangan sebelum produk diaplikasikan pada kulit kepala anak.
“Salah satunya menggunakan hair lotion. Tapi dalam pemilihan hair lotion, pastikan kualitas kandungannya. Pilih yang formulanya sudah terbukti secara ilmiah dan punya microbiome technology, agar mikrobioma di kulit kepalanya seimbang, hingga bisa mendukung pertumbuhan rambut sehat dan lebat,” jelasnya.
Ia juga menyarankan orang tua mempertimbangkan produk yang pengembangannya melibatkan tenaga ahli dari berbagai bidang, seperti dokter anak, dokter kulit, dan mikrobiologis.
“Apalagi formulanya dikembangkan bersama dokter anak, dokter kulit, dan mikrobiologis,” tambah dr. Gia.
Di tengah banyaknya bahan maupun produk perawatan yang viral di media sosial, dr. Gia mengingatkan orang tua agar tidak sekadar mengikuti tren.
Menurutnya, pemilihan produk sebaiknya didasarkan pada keamanan, bukti pengujian, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan kulit kepala anak.
“Oleh karena itu, di tengah tren bahan viral yang terus berganti, Ibu-ibu sebaiknya lebih memilih berdasarkan yang teruji dan sesuai dengan kebutuhan kepala anak,” tandasnya
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






