ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat masih menjadi perhatian DPRD Jabar. Salah satu indikator yang disoroti adalah Return on Assets (ROA) yang saat ini disebut baru mencapai 0,56 persen, jauh dari angka 5 persen yang dinilai sebagai ukuran sehat.
Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Jajang Rohana, mengatakan capaian ROA menjadi salah satu indikator untuk melihat kondisi kesehatan BUMD. Menurutnya, BUMD dengan ROA sekitar 5 persen dapat dikategorikan sehat.
“Yang sehat itu yang ROA-nya bagus. Kalau ROA-nya 5 persen ya sehat. Kan sekarang ROA-nya baru 0,56 persen. Ini masih jauh,” kata Jajang saat diwawancarai Kamis, (1/10/2026)
ADVERTISEMENT
Menurut Jajang, kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui persoalan yang membuat kinerja perusahaan daerah belum mencapai tingkat yang diharapkan.
“Mungkin BUMD-BUMD perlu disehatkan, dievaluasi menyeluruh oleh Pemda,” ujarnya.
Sementara itu, terkait PT Sangga Buana, Jajang memastikan pembahasannya masih berlangsung di Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jabar.
“Ini belum disepakati kan. Belum beres pembahasannya. Masih dibahas dipansus” ungkap Jajang.
Dengan capaian ROA yang masih 0,56 persen, evaluasi terhadap BUMD dinilai menjadi pekerjaan yang perlu segera dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama untuk mendorong peningkatan kinerja dan kontribusi perusahaan daerah
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






