KORAN MANDALA –Bagi Sandy Walsh, apa yang terjadi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (10/9/2026), bukan sekadar dukungan suporter menjelang pertandingan.
Pemain bertahan Persib itu mengaku terpana melihat ribuan Bobotoh memadati tribun Timur dan Utara GBLA untuk membakar semangat Maung Bandung sebelum menghadapi Persija Jakarta.
Orasi yang menggema di tengah kepulan kembang api membuat suasana GBLA berubah menjadi panggung penyemangat bagi skuad Persib.
Persib Minta Bobotoh Tak ke SUGBK, Dukungan untuk Maung Bandung Diuji dari Rumah
Komunitas Bobotoh secara bergantian menyampaikan pesan dan dukungan kepada para pemain yang akan menjalani laga tandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026).
Sandy yang masih dibekap cedera menyaksikan langsung bagaimana energi Bobotoh mengalir dari tribun ke lapangan. Baginya, pengalaman tersebut jauh berbeda dibandingkan hanya melihatnya melalui media sosial.
“Saya terpana, ini luar biasa. Saya pikir hal ini tidak terjadi di negara lain di dunia ini,” kata Sandy di hadapan awak media.
Sandy mengaku sebelumnya sudah mengetahui aksi-aksi Bobotoh. Namun, pengalaman melihat langsung ribuan suporter berkumpul dan memberikan suntikan motivasi membuat kesannya berubah.
“Saya pernah melihat ini musim lalu. Tapi untuk merasakannya tentu saja berbeda. Dan, ya, ini luar biasa,” ujarnya.
Bagi Sandy, atmosfer tersebut menjadi salah satu gambaran kuat tentang hubungan Persib dengan Bobotoh.
Dukungan tidak berhenti ketika tim meninggalkan Bandung, bahkan ketika laga penting harus dimainkan di kandang lawan.
Kali ini, energi tersebut menjadi bekal bagi Persib sebelum menghadapi Persija dalam duel yang selalu memiliki tensi tersendiri.
Meski Sandy belum dapat turun ke lapangan karena cedera, ia tetap merasakan langsung bagaimana Bobotoh berusaha mengirimkan energi kepada tim.
Bukan lewat tekel atau gol, Sandy malam itu menyaksikan kekuatan lain Persib: ribuan suara Bobotoh yang membuat GBLA bergemuruh.
