ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Influencer kesehatan sekaligus dokter umum Gia Pratama mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemunculan black mold atau jamur hitam di dalam rumah. Jamur tersebut dinilai dapat membahayakan kesehatan karena menghasilkan spora halus yang dapat terhirup tanpa disadari.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, dr Gia menjelaskan black mold biasanya muncul sebagai bercak hitam di sudut dinding, kamar mandi, maupun area rumah yang lembab dan minim ventilasi.
“Teman-teman, pernah melihat noda hitam di sudut dinding atau kamar mandi? Jangan dianggap cuma kotoran biasa, bisa jadi itu black mold. Itu jamur yang tumbuh karena udaranya terlalu lembab,” kata dr Gia dikutip Kamis (14/5/2026).
ADVERTISEMENT
Menurutnya, jamur tersebut melepaskan serbuk halus berupa spora ke udara. Karena ukurannya sangat kecil, spora dapat masuk ke saluran pernapasan tanpa disadari penghuni rumah.
“Nah, black mold ini mengeluarkan serbuk yang sangat halus dan itu terus dilepaskan ke udara. Serbuk ini kita sebut dengan spora. Ukurannya sangat kecil dan bisa kita hirup tanpa kita sadar,” ujarnya.
Ia menjelaskan black mold umumnya tumbuh di area dengan tingkat kelembaban tinggi seperti kamar mandi, dapur, hingga sudut rumah yang memiliki sirkulasi udara buruk.
“Jamur ini biasanya tumbuh di tempat yang lembab seperti kamar mandi, dapur, sudut rumah yang ventilasinya kurang atau ruangan yang memang kelembabannya sangat tinggi,” katanya.
dr Gia mengatakan paparan spora black mold dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari alergi, batuk, hidung tersumbat, hingga memperburuk kondisi penderita asma dan gangguan paru-paru.
Karena itu, ia menyarankan masyarakat menjaga kelembaban ruangan pada kisaran ideal 40 hingga 60 persen agar jamur tidak mudah tumbuh. Selain itu, ventilasi rumah juga perlu diperhatikan agar sirkulasi udara tetap lancar dan ruangan tidak terasa pengap maupun lembab.
Menurutnya, menjaga kualitas udara di dalam rumah sama pentingnya dengan menjaga kebersihan hunian secara fisik.
“Kadang yang mengganggu kesehatan di rumah bukan yang terlihat tapi yang kasat mata. Jadi pastikan rumah bukan cuma bersih tapi juga sehat udaranya. Karena udara rumah sehat, napas keluarga jauh lebih nyaman,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






