KORANMANDALA.COM –Memilih perguruan tinggi kini tidak lagi hanya soal nama kampus atau jurusan favorit. Banyak orang tua mulai mempertimbangkan faktor biaya pendidikan, kesiapan kerja lulusan, hingga lingkungan belajar yang dinilai aman dan mendukung perkembangan anak.
Hal itu diungkapkan Vivi Dewiyanti Setiadi, orang tua mahasiswa BINUS University. Ia mengaku mantap menyekolahkan ketiga anaknya di BINUS karena menilai kampus tersebut memberikan dukungan pendidikan yang kuat, termasuk melalui program beasiswa.
“Tiga anak saya sekolah di BINUS dan mendapatkan beasiswa penuh 100 persen, bahkan ada tambahan beasiswa lainnya,” ujar Vivi.
Parents Day Jadi Wadah Kreativitas dan Penguatan Karakter Siswa di Sekolah Alfa Centauri Bandung
Menurutnya, sistem pembelajaran di BINUS tidak hanya menitikberatkan pada teori di ruang kelas. Mahasiswa juga dibekali pengalaman industri dan kesiapan menghadapi dunia kerja sejak masa kuliah.
“Anak-anak bukan cuma belajar teori, tapi juga dipersiapkan masuk dunia kerja dan mendapat pengalaman kerja langsung,” katanya.
Sementara itu, Head of Psychology Study Program BINUS, Esther Widhi Andangsari, menilai pemilihan jurusan menjadi keputusan penting yang dapat memengaruhi arah karier mahasiswa di masa depan.
“Memilih jurusan itu seperti memilih jodoh, sangat menentukan karier ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, orang tua memiliki peran besar dalam membantu anak mengenali potensi dan minatnya. Dukungan keluarga dinilai penting agar mahasiswa dapat berkembang secara optimal selama menjalani pendidikan tinggi.
“Anak itu butuh support system. Anak dan orang tua harus sama-sama menggali potensi agar akhirnya bisa sama-sama happy,” katanya.
Di sisi lain, Campus Director BINUS @Bandung, Johan Muliadi Kerta, mengatakan perguruan tinggi saat ini dituntut mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi kebutuhan industri.
Menurutnya, BINUS menerapkan sistem pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan kemampuan profesional mahasiswa.
“Kami menyiapkan mahasiswa secara holistik. Dalam 2,5 tahun mereka sudah siap berkarier,” ujarnya.
Ia menjelaskan, mahasiswa BINUS Bandung memiliki kesempatan mengikuti program lintas kampus untuk memperluas pengalaman belajar. Selain itu, kampus juga bekerja sama dengan ribuan perusahaan untuk mendukung program magang sesuai kompetensi mahasiswa.
BINUS juga menyediakan berbagai jalur beasiswa, mulai dari beasiswa anak guru, atlet, influencer, talent scouting, hingga OSIS Scholarship.
Dengan pengalaman lebih dari 45 tahun di bidang pendidikan, Johan menyebut penyusunan program akademik dilakukan melalui riset agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
“Kita harus menjamin lulusan BINUS tidak ada yang menganggur. Target kami, dua dari tiga lulusan bisa bekerja di perusahaan global,” tegasnya.
