KORAN MANDALA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Barat berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026.
Sejumlah kegiatan digelar dalam rangkaian peringatan tersebut, mulai dari kirab duplikat Bendera Merah Putih, upacara, parade defile, hingga kirab pengembalian bendera.
Berdasarkan pantauan Koran Mandala pada Senin pagi, rombongan kirab tiba di kawasan halaman Gedung Sate dan Gasibu sekitar pukul 07.44 WIB.
Antusiasme masyarakat juga terlihat di sekitar Gedung Sate. Sejumlah warga sengaja datang untuk menyaksikan langsung upacara dan prosesi pengibaran Bendera Merah Putih.
Salah satunya Dewi, warga Majalengka, yang sengaja datang ke Gedung Sate karena sedang libur. Ia ingin melihat langsung prosesi pengibaran bendera sekaligus merasakan suasana peringatan kemerdekaan.
“Saya memang sedang libur, jadi sengaja kesini datang ingin melihat upacara pengibaran bendera dan ada acara proses kirab juga sekaligus saya penasaran dengan pembangunan infrastruktur terbaru dari gedung sate” ujarnya saat ditemui di Gedung Sate. Senin (17/8/2026)
Baginya makna kemerdekaan itu mengingat para jasa para pahlawan. Dn bagi masyarakat bisa mengisi kegiatan positif dalam mengisi kemerdekaan
”Menurut saya, kemerdekaan itu bukan hanya sekadar peringatan setiap 17 Agustus, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan para pahlawan harus kita hargai. Dan juga pemerintah memastikan bahwasannya rakyat sejahtera, Selain itu juga sebagai masyarakat, kita juga harus mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif dan ikut menjaga persatuan,” ujar Dewi.
Senada dengan itu, Warga Bandung Antapani Acep, juga turut hadir di kawasan Gedung Sate bersama anaknya. Ia mengaku ingin melihat langsung suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus mengenalkan makna perjuangan kepada anaknya.
“Saya datang bersama anak, sekalian ingin melihat suasana acara di Gedung Sate. Saya ingin anak juga tahu bahwa kemerdekaan yang kita rasakan sekarang bukan sesuatu yang didapat dengan mudah. Ada perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang harus kita hargai,” ujar Acep.
Acep menilai kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga bagaimana masyarakat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat.
”Bagi saya makna merdeka bisa menghargai jasa para pahlawan. Kita bisa belajar, bekerja, berkarya, menjaga persatuan, dan saling menghormati. Kemerdekaan jangan hanya dirayakan dengan hanya sifatnya ceremonial, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” Pungkasnya
