KORANMANDALA.COM – Persib Bandung menunjukkan mental baja saat menjamu Bali United dalam lanjutan Liga 1 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/4/2026).
Dalam laga penuh tensi tinggi dan drama hingga menit akhir, Maung Bandung berhasil mengamankan kemenangan tipis 3-2 sekaligus menjaga rekor kandang tetap “perawan” dari kekalahan.
Sejak awal pertandingan, Persib tampil menekan. Dukungan puluhan ribu Bobotoh membuat skuad asuhan Bojan Hodak bermain agresif dan percaya diri.
Persib Buka Kembali Tribun Selatan GBLA, Bobotoh Diberi Kepercayaan Jaga Kondusivitas
Hasilnya terlihat pada menit ke-29, saat Ramon de Andrade Souza sukses memecah kebuntuan setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Bali United. Gol tersebut membuat atmosfer GBLA semakin bergemuruh.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat drastis. Persib tak mengendurkan serangan dan kembali menambah keunggulan pada menit ke-55 melalui Luciano Guaycochea. Gelandang kreatif tersebut menuntaskan peluang dengan tenang, membuat Persib unggul 2-0.
Namun laga berubah panas pada menit ke-66. Bek Persib, Matrikardi harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah diganjar kartu merah. Keputusan tersebut menjadi titik balik bagi Bali United yang langsung meningkatkan tekanan dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Bali United akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-81 lewat gol Teppei Yachida. Gol tersebut membuat pertandingan kembali hidup dan penuh ketegangan.
Di tengah tekanan hebat, Persib justru mampu menunjukkan karakter kuat. Pada menit ke-87 oleh sundulan Pederico Barba Maung Bandung berhasil mencetak gol ketiga yang menjadi penentu kemenangan. Gol ini menjadi bukti efektivitas Persib dalam memanfaatkan peluang meski bermain dengan 10 orang.
Drama kembali terjadi di masa injury time. Bali United tak menyerah dan terus menekan hingga akhirnya J. Bruijn mencetak gol pada menit 90+3. Skor berubah menjadi 3-2 dan membuat suasana stadion menegang.
Meski demikian, Persib mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini bukan hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga mempertegas dominasi Persib di kandang sendiri sepanjang musim ini.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Persib Bandung dalam menjaga konsistensi di puncak klasemen. Selain itu, kemenangan dramatis ini semakin menegaskan bahwa GBLA masih menjadi benteng yang sulit ditembus oleh tim manapun di Liga 1 musim 2025/2026.
