ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Timnas Indonesia harus menelan pil pahit saat menghadapi Vietnam pada laga fase Grup A Piala ASEAN. Hingga menit ke-71 pertandingan, skuad Garuda tertinggal telak 0-3 meski mampu menguasai jalannya laga dalam hal penguasaan bola.
Vietnam tampil sangat efektif memanfaatkan setiap peluang yang didapat. Gol pembuka dicetak Van Vi Nguyen pada menit ke-6 sebelum Hai Long Nguyen menggandakan keunggulan sembilan menit berselang atau tepatnya pada menit ke-15.
Saat Indonesia berusaha bangkit dan meningkatkan tekanan di babak kedua, Vietnam justru kembali menghukum lewat gol Rafaelson pada menit ke-71 yang membuat skor berubah menjadi 3-0.
ADVERTISEMENT
Timnas Indonesia Terlambat Panas sebelum Bungkam 10 Pemain Timor Leste 3-0
Secara statistik, Indonesia sebenarnya tidak kalah dominan. Garuda mencatatkan penguasaan bola mencapai 58 persen, sementara Vietnam hanya 42 persen. Indonesia juga melepaskan 10 tembakan, hanya terpaut satu percobaan dari Vietnam yang mencatat 11 tembakan.
Namun, efektivitas menjadi pembeda. Dari 11 percobaan, Vietnam mampu mengarahkan enam tembakan tepat sasaran, sedangkan Indonesia hanya menghasilkan tiga tembakan ke gawang.
Indonesia juga lebih sering melakukan pelanggaran dengan 11 kali pelanggaran dan menerima dua kartu kuning. Sebaliknya, Vietnam hanya melakukan enam pelanggaran tanpa mendapat kartu kuning.
Meski unggul dalam penguasaan bola dan memperoleh lebih banyak tendangan sudut, dominasi Indonesia gagal dikonversi menjadi gol. Sebaliknya, Vietnam menunjukkan penyelesaian akhir yang jauh lebih klinis untuk mengamankan keunggulan tiga gol.
Hasil sementara ini membuat langkah Timnas Indonesia di Grup A semakin berat. Skuad Garuda dituntut segera bangkit dan memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir apabila ingin menjaga peluang bersaing di turnamen.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





