KORANMANDALA.COM – Laga panas dipastikan tersaji saat Persib Bandung menjamu Bali United pada pekan ke-27 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 12 April 2026. Duel ini tak sekadar perebutan tiga poin, tapi juga sarat gengsi dan emosi.
Bek Persib, Eliano Reijnders, sudah mengendus potensi laga keras sejak jauh hari. Ia menyebut Bali United bukan lawan sembarangan, apalagi datang dengan kepercayaan diri tinggi usai pesta gol di laga sebelumnya.
“Mereka menang 6-1 di pertandingan terakhir. Itu menunjukkan mereka sedang dalam kondisi bagus,” ujar Reijnders.
Kemenangan telak atas PSBS Biak menjadi alarm serius bagi Maung Bandung. Lini serang Serdadu Tridatu dinilai sedang “on fire” dan berpotensi merepotkan pertahanan Persib jika lengah sedikit saja.
Namun, alih-alih ciut, Reijnders justru melihat tantangan ini sebagai panggung pembuktian. Ia menegaskan, Persib tak akan sekadar bermain aman, melainkan memburu kemenangan untuk menjaga posisi di puncak klasemen.
Dukungan penuh Bobotoh di GBLA diyakini menjadi suntikan energi tambahan. Atmosfer stadion yang bergemuruh kerap menjadi faktor pembeda, terutama dalam laga-laga krusial seperti ini.
“Ini akan jadi pertandingan sulit, tapi kami siap. Kami ingin menang,” tegasnya.
Dengan tensi yang dipastikan tinggi, duel Persib kontra Bali United berpotensi menjadi salah satu laga paling menentukan dalam perburuan gelar musim ini.
Bagi Persib, ini bukan hanya soal tiga poin ini soal menjaga harga diri di kandang sendiri sekaligus mengirim pesan tegas kepada para pesaing: Maung Bandung belum tergoyahkan.
