KORANMANDALA.COM – Anggota DPRD Kota Bandung Fraksi PKB, Mochamad Ulan Surlan, mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk memperkuat kebijakan jam malam sebagai salah satu upaya menekan meningkatnya kasus begal dan tindak kriminal jalanan.
Menurut Ulan, kondisi keamanan di sejumlah wilayah Kota Bandung saat ini perlu mendapatkan perhatian khusus karena sudah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Jam malam harus dievaluasi dan diperkuat. Jangan sampai pemerintah terlambat merespons sehingga kasus-kasus kriminalitas semakin meningkat,” kata Ulan.
LBH Bandung Catat 21 Demonstran Diamankan, Soroti Dugaan Penangkapan Sebelum Aksi
Ia menilai aktivitas masyarakat Kota Bandung saat ini tidak lagi terbatas pada siang hari. Sebagai kota metropolitan, banyak warga yang bekerja hingga malam bahkan dini hari.
Karena itu, kata dia, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan keamanan masyarakat selama menjalankan aktivitas tersebut.
“Bandung ini kota besar. Banyak warga yang pulang kerja malam, lembur, atau menjalankan aktivitas ekonomi hingga larut malam. Mereka harus merasa aman,” ujarnya.
Selain penguatan jam malam, Ulan juga menyoroti keberadaan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum yang baru disahkan DPRD Kota Bandung.
Menurutnya, regulasi tersebut perlu diuji efektivitasnya dalam menjawab berbagai persoalan keamanan dan ketertiban yang berkembang di masyarakat, termasuk maraknya aksi begal.
Ia mempertanyakan sejauh mana perda tersebut mengatur langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk kerawanan sosial seperti kriminalitas jalanan, tawuran, hingga gangguan ketertiban umum lainnya.
“Perda ketertiban umum harus menjadi payung hukum yang jelas agar pemerintah memiliki dasar kuat dalam melakukan tindakan pencegahan maupun penegakan aturan,” katanya.
Ulan juga meminta adanya sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Kota Bandung, kepolisian, TNI, dan masyarakat melalui pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).
Menurutnya, keamanan kota tidak bisa dibebankan kepada satu institusi semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kalau tidak ada langkah konkret dari sekarang, saya khawatir persoalan ini akan semakin parah dan menimbulkan korban-korban baru. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.
Ia berharap isu keamanan dapat menjadi prioritas Pemerintah Kota Bandung di tengah berbagai persoalan lain seperti sampah, banjir, dan kemacetan yang selama ini menjadi sorotan publik.
“Keamanan masyarakat adalah kebutuhan dasar. Pemerintah harus memastikan Kota Bandung tetap menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali dan beraktivitas,” pungkasnya.
