ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut Masa Sidang II Tahun 2026 mendadak menjadi sorotan publik. Dalam forum resmi tersebut, terjadi pergantian kursi strategis Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang diumumkan secara terbuka di hadapan pimpinan dan anggota dewan lintas fraksi.
Pergantian itu dibacakan oleh Sekretariat DPRD (Setwan) dalam sidang paripurna. Jabatan Ketua Fraksi PDIP yang sebelumnya dipegang Yudha Puja Turnawan kini resmi beralih kepada Dadan Wandiansyah.
Menariknya, Dadan mengaku tidak mengetahui sebelumnya terkait keputusan tersebut. Ia menegaskan, pergantian itu sepenuhnya merupakan kewenangan partai dan dirinya hanya menjalankan amanah yang diberikan.
ADVERTISEMENT
Peringatan Hari Otda Ke-30, Bupati Garut Ajak SKPD Tingkatkan Kemandirian Fiskal dan Kapasitas SDM
“Saya hanya menjalankan tugas dari partai. Sebelumnya saya tidak tahu akan ada pergantian Ketua Fraksi PDIP. Tadi baru dibacakan, ini menjadi beban sekaligus amanah baru bagi saya,” ujarnya usai rapat.
Meski terjadi pergantian, Dadan memastikan tidak ada konflik internal antara dirinya dengan Yudha Puja Turnawan. Ia menyebut komunikasi di antara keduanya tetap berjalan baik.
“Kami dengan Pak Yudha baik-baik saja, sering berdiskusi, sharing, dan berkomunikasi seperti biasa,” katanya.
Secara politik, pergantian pimpinan fraksi ini dinilai bukan sekadar rotasi jabatan. Langkah tersebut mengindikasikan adanya konsolidasi internal PDIP di tengah dinamika politik daerah yang terus berkembang, terutama menjelang berbagai agenda politik ke depan.
Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari PDIP terkait alasan di balik pergantian mendadak tersebut. Minimnya transparansi ini memicu tanda tanya publik, mengingat posisi Ketua Fraksi memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan politik di parlemen.
Secara organisasi, pergantian pimpinan fraksi memang menjadi kewenangan penuh partai. Namun dalam praktiknya, perubahan posisi strategis kerap berkaitan dengan evaluasi kinerja, dinamika internal, hingga strategi politik yang lebih luas.
Dadan Waldiansyah kini dihadapkan pada tantangan besar untuk menjaga soliditas fraksi sekaligus memperkuat peran PDIP di DPRD Garut, khususnya dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
Di sisi lain, Yudha Puja Turnawan dikenal sebagai figur vokal dalam mengawal berbagai isu kebijakan di DPRD. Pergantian dirinya dari kursi Ketua Fraksi pun menjadi perhatian publik, mengingat rekam jejaknya yang aktif dalam dinamika parlemen daerah.
Rapat paripurna tersebut berlangsung tertib dan sesuai tata tertib, dihadiri unsur pimpinan DPRD, anggota dewan, serta perwakilan pemerintah daerah tanpa interupsi berarti.
Di tengah belum adanya keterangan resmi, publik kini menanti sikap terbuka dari PDIP terkait latar belakang pergantian ini. Transparansi dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses politik yang berlangsung di daerah.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






