KORAN MANDALA –Persib Bandung pulang dari Korea Selatan dengan membawa kemenangan yang bukan sekadar tiga poin. Menaklukkan FC Seoul 1-0 di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026), Pangeran Biru mencatat sejarah baru di pentas sepak bola Asia.
Kemenangan pada laga Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27 itu menjadi awal sempurna Persib di kompetisi Asia. Lebih dari itu, hasil tersebut disebut sebagai kemenangan pertama Persib, sekaligus klub Indonesia, di tanah Korea Selatan.
Yang membuat kemenangan ini semakin istimewa, Persib meraihnya di Stadion Piala Dunia Seoul, salah satu venue utama Piala Dunia 2002 yang juga menjadi lokasi pertandingan pembuka turnamen bergengsi tersebut.
Persib Datang ke Seoul dengan Masalah Fisik, FC Seoul Justru Waspadai Maung Bandung
Gol tunggal Persib lahir ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Bek Julio Cesar menjebol gawang FC Seoul melalui sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok yang dilepaskan Marc Klok.
Gol cepat itu menjadi awal dari perjuangan panjang Persib untuk mempertahankan keunggulan di hadapan publik tuan rumah. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan dan Persib berhasil membawa pulang tiga poin berharga dari Seoul.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menilai kemenangan tersebut memiliki arti jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan.
“Saya pikir ini pertama kalinya. Saya tidak tahu pasti, mungkin pernah ada sebelumnya, tetapi setidaknya ini pertama kalinya tim Indonesia berhasil menang di Korea,” ujar Tolic.
Pelatih asal Kroasia itu menyebut kemenangan di Seoul sebagai pencapaian besar bagi klub maupun sepak bola Indonesia. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti perkembangan Persib yang terus dibangun melalui kerja keras dan proses panjang.
“Ini adalah hal besar bagi kami, bagi negara, dan bagi klub. Klub ini sedang berkembang dan para pemain berkembang setiap hari,” katanya.
Bagi Tolic, kemenangan tersebut juga menjadi gambaran ketangguhan Persib dalam menghadapi tantangan. Para pemain tidak hanya dituntut mampu menjalankan strategi, tetapi juga menjaga konsentrasi dan kebersamaan ketika berhadapan dengan lawan di kandangnya sendiri.
Karena itu, kemenangan atas FC Seoul diharapkan menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Persib untuk melanjutkan perjuangan di ACL Two. Tolic ingin para pemain menjadikan hasil di Seoul sebagai bahan bakar untuk terus bekerja keras, terutama di tengah padatnya jadwal pertandingan.
“Ini adalah dukungan yang baik bagi mereka untuk terus bekerja keras dan melihat bahwa kerja keras, tetap bersatu, serta melewati masa-masa sulit bersama itu sepadan. Pada akhirnya Anda mendapatkan imbalannya, yaitu tiga poin, dan ini adalah awal yang baik di Champions League ACL 2,” tutur Tolic.
Tambahan tiga poin membuat Persib sementara berada di puncak Grup E. Namun, euforia kemenangan bersejarah itu tak boleh berlangsung lama. Pangeran Biru harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi domestik.
Persib dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara pada lanjutan Super League 2026/27, 20 September mendatang.
Dari Seoul, Persib telah mengirim pesan penting: Pangeran Biru bukan hanya datang ke Asia untuk bertanding, tetapi juga mulai meninggalkan jejak.
