ADVERTISEMENT
Koran Mandala – Sebuah pesawat Air India yang baru saja tinggal landas dari barat India menuju London jatuh dan meledak di kawasan permukiman padat pada Kamis (12/06).
Trageti tersebut menewaskan 241 orang, termasuk seluruh kru dan mayoritas penumpang.
Sejumlah warga sipil di darat turut menjadi korban. Dari puing-puing dan kobaran api, hanya satu nyawa yang berhasil lolos.
ADVERTISEMENT
Detik-Detik Maut di Udara: Tragedi Air India yang Merenggut 269 Nyawa
Korban selamat satu-satunya adalah pria asal Britania Raya yang duduk di kursi 11A.
Dalam kondisi terpukul dan bingung, ia mengaku kepada keluarganya bahwa dirinya sama sekali tidak mengerti bagaimana ia bisa hidup saat begitu banyak yang tak kembali.
Pesawat nahas jenis Boeing 787-8 Dreamliner itu mengudara dari Kota Ahmedabad pukul 13.39 waktu setempat, membawa 230 penumpang dan 12 awak.
Tujuannya: Bandara Gatwick, London. Namun tak lama setelah lepas landas, pesawat menghantam kompleks rumah sakit dan asrama mahasiswa kedokteran, menimbulkan kehancuran di jantung kawasan padat penduduk.
Pihak berwenang menggambarkan insiden ini sebagai salah satu bencana penerbangan terburuk yang pernah terjadi di wilayah udara India.
Mereka memperingatkan, jumlah korban bisa bertambah seiring proses evakuasi dan identifikasi terus berlangsung.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






