ADVERTISEMENT
“Ketika dia menelepon kami, dia hanya lebih mengkhawatirkan saudara saya yang lain, seperti ‘Cari Ajay, cari Ajay.’ Hanya itu yang dia pedulikan saat ini.”
Satu Nyawa Selamat di Tengah Puing: Vishwashkumar Ramesh Bertahan dari Maut, Bertemu Menteri India
Di antara puing-puing pesawat Air India yang terbakar, hanya satu penumpang yang berjalan keluar hidup-hidup: Vishwashkumar Ramesh.
Ia kini terbaring di ranjang rumah sakit, dengan luka di sekujur tubuh, namun cukup sadar untuk menerima kunjungan Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah.
ADVERTISEMENT
Rekaman yang viral di media sosial memperlihatkan detik-detik setelah kecelakaan: Vishwashkumar berjalan terpincang, tubuh berlumuran darah, asap hitam mengepul di belakangnya, pemandangan yang seperti keluar dari film bencana.
Detik-detik Tragedi
Menurut pantauan Flightradar24, inilah rekaman waktu yang menggambarkan momen-momen krusial sebelum pesawat lenyap dari radar:
-
13.30 waktu setempat (14.00 WIB) — Pesawat masih diam di landasan, belum ada tanda-tanda pergerakan, kecepatannya nol.
-
13.34 — Mesin mulai meraung pelan, roda mulai bergulir. Kecepatan naik ke 10 knot atau sekitar 18,5 km/jam.
- 13.38 — Dalam sekejap, pesawat menanjak ke ketinggian 190 meter dengan kecepatan 174 knot. Lalu, tiba-tiba… sinyalnya hilang.
Baru saja mengudara, Boeing 787-8 Dreamliner itu sempat meneriakkan sinyal mayday ke menara kontrol. Namun, setelah panggilan darurat itu, hening.
Kontak terakhir tercatat pada pukul 15.08 WIB, hanya hitungan detik usai roda pesawat meninggalkan landasan.
Menurut pakar keselamatan penerbangan Marco Chan, tak ada awan gelap, badai, atau gejala atmosfer mencurigakan yang menyertai kejadian tragis tersebut.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






