KORAN MANDALA – Tidur siang menjadi salah satu cara sederhana yang dapat membantu tubuh memulihkan energi setelah beraktivitas sejak pagi.
Di tengah kesibukan sehari-hari, seseorang dapat memanfaatkan waktu istirahat pada siang hari untuk mengurangi rasa kantuk dan kembali menjalankan aktivitas dengan kondisi yang lebih segar.
Sejumlah penelitian menemukan bahwa tidur siang dapat memberikan manfaat terhadap suasana hati dan kemampuan kognitif. Salah satunya penelitian yang terbit dalam jurnal Sleep pada 2023. Peneliti melibatkan 32 orang dewasa muda dan membandingkan kondisi tanpa tidur siang dengan tidur selama 10, 30, dan 60 menit.
Pemkot Bandung Siapkan Langkah Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga durasi tidur tersebut dapat meningkatkan suasana hati positif dan mengurangi rasa kantuk setelah peserta bangun. Peneliti juga menemukan perbedaan manfaat berdasarkan durasi tidur siang yang dilakukan.
*Durasi Tidur Siang Memengaruhi Manfaat*
Penelitian tersebut menemukan bahwa tidur siang selama 30 menit memberikan manfaat terhadap proses pengkodean memori jika dibandingkan dengan kondisi tanpa tidur. Temuan ini menunjukkan bahwa durasi tidur tertentu dapat memberikan manfaat lebih terhadap fungsi kognitif.
Namun, tidur siang selama 30 hingga 60 menit juga membuat peserta mengalami sleep inertia. Kondisi tersebut membuat seseorang merasa kurang segar atau mengalami penurunan kemampuan sesaat setelah bangun.
Meski demikian, peneliti mencatat bahwa efek tersebut dapat pulih sekitar 30 menit setelah peserta terbangun. Penelitian itu juga menyebutkan bahwa tidak ada satu durasi tidur siang yang paling sesuai untuk semua kondisi. Namun, tidur selama 30 menit dapat menjadi pilihan yang cukup praktis karena memberikan keseimbangan antara manfaat dan waktu istirahat.
Manfaat Tidur Siang bagi Tubuh
Tidur siang dapat memberikan sejumlah manfaat ketika seseorang menggunakannya sebagai waktu istirahat di tengah aktivitas. Berikut beberapa manfaat yang ditemukan dalam penelitian:
1. Mengurangi Rasa Kantuk
Aktivitas sejak pagi dapat membuat tubuh mengalami penurunan energi sehingga seseorang lebih mudah mengantuk. Tidur siang dapat membantu mengurangi rasa kantuk dan membuat seseorang merasa lebih waspada setelah bangun.
Penelitian dalam jurnal Sleep menunjukkan bahwa tidur siang selama 10 hingga 60 menit dapat mengurangi rasa kantuk dan memberikan manfaat terhadap tingkat kewaspadaan hingga beberapa jam setelah bangun.
2. Membantu Meningkatkan Konsentrasi
Rasa kantuk dapat membuat seseorang kesulitan mempertahankan fokus ketika belajar maupun bekerja. Dengan memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat, tidur siang dapat membantu seseorang kembali menjalankan aktivitas dengan kondisi yang lebih siap.
Penelitian tersebut menemukan adanya peningkatan perhatian setelah peserta melakukan tidur siang. Namun, manfaat terhadap kemampuan kognitif dapat berbeda tergantung durasi tidur yang dilakukan.
3. Mendukung Kemampuan Memori
Tidur siang juga dapat memberikan manfaat terhadap proses pembentukan memori. Dalam penelitian terhadap 32 orang dewasa muda, tidur siang selama 30 menit menjadi satu-satunya durasi yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam proses pengkodean memori dibandingkan kondisi tanpa tidur.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa tidur siang tidak hanya memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat, tetapi juga dapat membantu otak memproses informasi dalam kondisi tertentu.
4. Membantu Meningkatkan Suasana Hati
Tidur siang juga dapat memberikan pengaruh positif terhadap suasana hati. Penelitian yang sama menemukan bahwa tidur selama 10, 30, maupun 60 menit dapat meningkatkan suasana hati positif peserta.
Manfaat tersebut bahkan dapat bertahan beberapa jam setelah seseorang bangun. Karena itu, tidur siang dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu seseorang merasa lebih baik ketika energi mulai menurun pada siang hari.
5. Membantu Mengembalikan Energi
Setelah menjalani berbagai aktivitas sejak pagi, tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat. Tidur siang dapat memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mengurangi rasa lelah sebelum kembali menjalankan aktivitas.
Dengan durasi yang sesuai, seseorang dapat menggunakan tidur siang sebagai waktu pemulihan singkat tanpa harus menghabiskan waktu istirahat terlalu lama.
Tidur Siang Tidak Menggantikan Tidur Malam
Meskipun memberikan sejumlah manfaat, seseorang tetap tidak dapat menjadikan tidur siang sebagai pengganti tidur malam. Tubuh tetap membutuhkan waktu tidur malam yang cukup untuk menjaga kesehatan dan kebugaran.
Karena itu, seseorang perlu menjadikan tidur malam sebagai bagian utama dari pola istirahat. Tidur siang sebaiknya berfungsi sebagai tambahan ketika tubuh membutuhkan waktu pemulihan di tengah aktivitas.
Durasi Tidur Siang Perlu Diperhatikan
Seseorang perlu mempertimbangkan durasi ketika ingin tidur siang. Penelitian menunjukkan bahwa tidur selama 30 menit dapat memberikan manfaat terhadap memori, suasana hati, dan rasa kantuk. Namun, tidur selama 30 hingga 60 menit juga dapat menimbulkan sleep inertia sesaat setelah bangun.
Karena itu, setiap orang dapat menyesuaikan waktu tidur siang dengan kebutuhan dan aktivitasnya. Tidur siang dapat menjadi cara sederhana untuk mengurangi rasa kantuk, membantu menjaga suasana hati, mendukung memori, dan mengembalikan energi di tengah kesibukan.
Namun, seseorang tetap perlu menjaga pola tidur malam yang cukup agar tubuh mendapatkan waktu istirahat secara optimal. (Raul Krishnandi)
