ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Rasa lelah berkepanjangan dan mudah mengantuk meski sudah beristirahat cukup tidak selalu disebabkan oleh padatnya aktivitas.
Kondisi tersebut dapat menjadi salah satu sinyal tubuh mengalami kekurangan vitamin D, yang masih banyak ditemukan pada masyarakat Indonesia.
Dokter spesialis andrologi sekaligus influencer kesehatan, dr. Jefry Tribowo, mengatakan defisiensi vitamin D merupakan kondisi yang cukup sering ditemui dalam praktiknya, terutama pada pasien pria yang menjalani pemeriksaan kadar vitamin D.
”Banyak orang Indonesia yang kekurangan kadar vitamin D. Ada banyak studi yang menunjukkan hal ini. Saya pribadi pun selalu rutin mengecek pada pasien-pasien yang datang terkait kadar vitamin D-nya. Ditemukan banyak pria yang kadar vitamin D-nya ini rendah,” kata dr. Jefry, dikutip Minggu, 28 Juni 2026.
Menurutnya, vitamin D memiliki fungsi penting dalam menjaga kesehatan otot dan tulang. Ketika kadarnya berada di bawah normal, tubuh dapat memberikan berbagai keluhan, mulai dari mudah lelah, pegal-pegal, hingga rasa kantuk yang muncul meski aktivitas sehari-hari tidak terlalu berat.
”Vitamin D ini ketika dia rendah, dia akan mengalami permasalahan di tubuh. Salah satunya adalah gampang capek, lelah, dan mudah ngantukan. Karena vitamin D ini memiliki peranan yang sangat penting sekali di tubuh kita. Antara lain membantu untuk mengatur sistem otot dan juga tulang kita. Pada orang-orang yang kekurangan vitamin D, sering ngerasain badannya itu gampang capek, pegel-pegel,” ujarnya.
Selain berperan terhadap kesehatan otot dan tulang, vitamin D juga berkaitan dengan produksi energi serta daya tahan tubuh. Karena itu, kekurangan vitamin D dapat membuat seseorang lebih mudah terserang penyakit dan merasa stamina menurun.
”Vitamin D ini ternyata memiliki peran juga untuk fungsi energi dan juga imunitas tubuh kita. Nah, kalau dia memiliki peran di sana, otomatis kalau kadarnya ini rendah itu yang akan mengakibatkan imun kita gampang sakit dan juga kita mudah lelah,” ucap dr. Jefry.
Meski demikian, rasa lelah dan mudah mengantuk tidak selalu disebabkan oleh kekurangan vitamin D. Keluhan serupa juga dapat dipicu oleh berbagai kondisi lain, sehingga pemeriksaan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikan penyebabnya sebelum menjalani penanganan yang sesuai
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






