ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Masalah sulit tidur atau insomnia masih menjadi keluhan banyak orang, terutama di tengah gaya hidup modern yang serba cepat. Untuk mengatasinya, berbagai cara dilakukan, mulai dari perubahan pola hidup hingga penggunaan bahan alami.
Konten kreator kesehatan sekaligus dokter umum, Cecep Hermawan, membagikan tips sederhana agar tubuh lebih mudah terlelap. Ia menyarankan pemanfaatan biji pala sebagai salah satu solusi alami untuk membantu proses tidur.
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, ia menjelaskan bahwa selain sebagai bumbu makanan, biji pala memiliki kandungan senyawa aktif yang berperan menenangkan sistem saraf. Efek ini dinilai mampu mempercepat munculnya rasa kantuk.
ADVERTISEMENT
“Cobain deh biji pala ini. Di dalamnya ada senyawa Myristicin yang ngaktifin reseptor GABA di otak. Tugasnya bantu ngerem saraf yang tegang, jadi pikiran lebih tenang dan kita jadi gampang ngantuk,” ujar dr Cecep, dikutip Rabu (6/5/2026).
Selain itu, ia menyebut biji pala juga mengandung senyawa Macelignan yang berfungsi membantu pemulihan sel-sel otak setelah kelelahan. Proses pemulihan ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.
“Kalau otaknya pulih, tidur makin pulas dan bangun-bangun badan terasa enteng,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan cara konsumsi biji pala agar manfaatnya optimal. Biji pala dapat diparut dan dikonsumsi dalam jumlah kecil, yakni sejumput atau maksimal seperempat sendok teh, lalu diseduh dengan air hangat atau susu sekitar satu jam sebelum tidur.
“Nah, seduhan susu bikin efeknya makin mantap. Soalnya susu mengandung asam amino Tryptophan, bahan baku utama hormon tidur. Jadi kerjanya klop banget bersinergi sama pala,” ujar dr Cecep.
Meski begitu, ia mengingatkan agar konsumsi biji pala tidak berlebihan. Batas aman yang dianjurkan adalah tidak lebih dari seperempat sendok teh.
Selain mengonsumsi biji pala, ia juga membagikan sejumlah langkah lain untuk membantu mempercepat tidur. Di antaranya membatasi konsumsi kafein seperti kopi dan teh maksimal pukul 14.00, menjauhkan ponsel setidaknya 30 menit sebelum tidur, serta rutin mendapatkan paparan sinar matahari pagi guna menjaga ritme biologis tubuh.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






