KORANMANDALA.COM – Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga kondisi tubuh tetap bugar selama berpuasa.
Salah satu makanan yang hampir selalu hadir saat berbuka adalah kurma. Selain mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW, buah ini memang memiliki kandungan gizi yang mendukung kebutuhan tubuh setelah seharian tidak makan dan minum.
Sejumlah sumber kesehatan, salah satunya Healthline, menyebut kurma kaya gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap tubuh. Kandungan tersebut membuat kurma efektif mengembalikan energi secara cepat saat berbuka puasa.
Berikut beberapa alasan kurma dinilai tepat dikonsumsi saat sahur maupun berbuka:
1. Sumber Energi Cepat
Kurma mengandung karbohidrat sederhana yang dapat segera meningkatkan kadar gula darah yang menurun setelah puasa. Karena itu, mengonsumsi 3 butir kurma saat berbuka membantu tubuh beradaptasi sebelum menyantap makanan utama.
2. Kaya Serat, Baik untuk Pencernaan
Selain manis, kurma tinggi serat. Kandungan ini membantu mencegah sembelit yang kerap terjadi akibat perubahan pola makan selama Ramadan. Serat juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama jika dikonsumsi saat sahur.
3. Mengandung Kalium untuk Keseimbangan Cairan
Saat berpuasa, tubuh kehilangan cairan dan elektrolit. Kurma mengandung kalium yang berperan menjaga fungsi otot, saraf, serta keseimbangan cairan tubuh. Mineral ini membantu tubuh terasa lebih segar setelah berbuka.
4. Bebas Kolesterol
Meski rasanya legit, kurma tidak mengandung kolesterol. Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, buah ini relatif aman untuk kesehatan jantung.
5. Mengandung Antioksidan
Kurma memiliki antioksidan seperti flavonoid dan asam fenolat yang membantu melawan radikal bebas. Sejumlah penelitian, termasuk yang dipublikasikan dalam jurnal Neural Regeneration Research, menyebut kandungan tersebut berpotensi mendukung kesehatan otak.
6. Sumber Zat Besi
Bagi yang rentan anemia, kurma juga mengandung zat besi yang membantu pembentukan hemoglobin. Meski bukan sumber utama, konsumsi rutin dapat mendukung pemenuhan kebutuhan harian.
Para ahli gizi umumnya menyarankan konsumsi kurma dalam jumlah moderat, sekitar 3–5 butir per hari. Jumlah tersebut cukup untuk mendapatkan manfaat energi dan nutrisi tanpa berlebihan dalam asupan gula dan kalori.
Dengan kandungan energi, mineral, dan seratnya, kurma memang relevan dikonsumsi selama Ramadan—bukan hanya karena tradisi, tetapi juga karena kebutuhan fisiologis tubuh saat berpuasa.
