ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA –Penyerapan aspirasi masyarakat menjadi salah satu agenda penting dalam kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Garut.
Dalam reses Masa Sidang I Tahun 2026 yang digelar di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Jumat (9/10/2026), anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Golkar, H. Imat Rohimat, menerima sejumlah usulan warga, mulai dari pembangunan sarana kesehatan, fasilitas olahraga, perbaikan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi pedagang kecil di kawasan wisata Situ Bagendit.
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak dan berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup warga.
ADVERTISEMENT
Sejumlah aspirasi disampaikan oleh masyarakat yang hadir, termasuk kebutuhan peningkatan fasilitas Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), sarana olahraga, serta perbaikan infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat. Selain itu, warga juga mengusulkan ketersediaan peralatan pemulasaraan jenazah untuk memenuhi kebutuhan sosial dan keagamaan di lingkungan mereka.
Diduga Palsukan Kemasan Teh Herbal Sehatku, Empat Orang Diamankan Polres Garut
Reses tersebut dihadiri tokoh masyarakat, kader Posyandu, serta para ketua RT dan RW dari sejumlah wilayah di Kecamatan Banyuresmi. Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini diharapkan dapat memperluas cakupan penyerapan aspirasi sekaligus memperkuat komunikasi antara masyarakat dan lembaga legislatif.
Aspirasi Warga Akan Diperjuangkan dalam Pembahasan DPRD
H. Imat Rohimat menegaskan bahwa berbagai masukan yang disampaikan masyarakat akan ditampung dan diperjuangkan sesuai mekanisme serta kewenangan yang dimiliki DPRD Kabupaten Garut.
Menurutnya, kegiatan reses tidak sekadar menjadi agenda rutin anggota legislatif, tetapi juga merupakan kesempatan untuk mendengarkan secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihan.
“Aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini akan kami tampung dan perjuangkan. Saya juga akan berkoordinasi dengan rekan-rekan anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Golkar, khususnya yang membidangi kesehatan, agar usulan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dapat dibahas lebih lanjut dan diupayakan masuk dalam pembahasan di DPRD,” ujar H. Imat Rohimat.
Ia menjelaskan, usulan masyarakat akan menjadi bahan untuk disampaikan dalam forum pembahasan legislatif, termasuk melalui mekanisme yang memungkinkan aspirasi tersebut dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan daerah.
Dengan demikian, aspirasi yang disampaikan warga diharapkan tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait dan disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan serta kemampuan anggaran daerah.
Komitmen Bantu Peralatan Pemulasaraan Jenazah
Salah satu kebutuhan yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah belum tersedianya peralatan pemulasaraan jenazah yang memadai bagi masyarakat setempat.
Menanggapi permintaan tersebut, H. Imat Rohimat menyampaikan komitmennya untuk membantu pengadaan peralatan yang dibutuhkan warga tanpa harus menunggu proses bantuan dari pemerintah daerah.
“Ada permintaan dari masyarakat terkait kebutuhan peralatan pemulasaraan jenazah. Insyaallah, saya akan segera membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Untuk kebutuhan yang memungkinkan dibantu secara langsung, tidak harus selalu menunggu bantuan dari pemerintah daerah,” ungkapnya.
Komitmen tersebut mendapat perhatian karena ketersediaan fasilitas pemulasaraan jenazah merupakan bagian dari pelayanan sosial dan keagamaan yang dibutuhkan masyarakat.
Meski demikian, pemenuhan kebutuhan tersebut diharapkan tetap disesuaikan dengan kebutuhan nyata warga agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Selain persoalan fasilitas sosial dan infrastruktur, H. Imat Rohimat juga menaruh perhatian terhadap pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan di sekitar objek wisata Situ Bagendit.
Menurutnya, keberadaan kawasan wisata tersebut memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat apabila dikelola dengan baik dan didukung oleh kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha kecil.
Ia menilai, para pedagang yang berjualan di sekitar Situ Bagendit perlu mendapatkan perhatian agar dapat terus mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.
“Aspirasi masyarakat terkait perekonomian juga menjadi perhatian kami. Di wilayah Desa Bagendit, khususnya di sekitar Situ Bagendit, terdapat banyak pedagang kecil yang membutuhkan dukungan agar usaha mereka bisa berkembang. Ini perlu menjadi perhatian bersama supaya keberadaan kawasan wisata dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Upaya penguatan ekonomi tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan aktivitas wisata, tetapi juga memastikan masyarakat lokal memperoleh kesempatan untuk berkembang melalui kegiatan usaha yang mereka jalankan.
Dukungan terhadap pedagang kecil dapat diupayakan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan perangkat terkait, termasuk dalam hal pembinaan usaha, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, serta penciptaan lingkungan perdagangan yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Warga Berharap Aspirasi Berujung pada Realisasi
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran H. Imat Rohimat yang dinilai memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung.
Warga berharap berbagai usulan yang telah disampaikan dapat memperoleh perhatian pemerintah daerah melalui dorongan dan pengawalan dari anggota DPRD Kabupaten Garut.
Bagi masyarakat, keberhasilan kegiatan reses tidak hanya diukur dari banyaknya aspirasi yang dihimpun, tetapi juga dari sejauh mana usulan tersebut dapat ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang memberikan manfaat nyata.
Karena itu, aspirasi mengenai fasilitas Posyandu, sarana olahraga, infrastruktur, peralatan pemulasaraan jenazah, hingga pemberdayaan pedagang kecil di kawasan Situ Bagendit diharapkan dapat masuk dalam daftar prioritas yang diperjuangkan sesuai kebutuhan masyarakat dan ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2026 ini, H. Imat Rohimat menegaskan komitmennya untuk terus membuka komunikasi dengan masyarakat serta mengupayakan agar kebutuhan warga Kecamatan Banyuresmi mendapatkan perhatian dalam proses perencanaan dan pembahasan pembangunan Kabupaten Garut.
Pada akhirnya, masyarakat menantikan tindak lanjut konkret dari berbagai aspirasi tersebut, sehingga reses tidak hanya menjadi sarana menyampaikan keluhan dan harapan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






