ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta memastikan tidak akan melakukan penebangan di kawasan hutan sekitar Situ Cigangsa, Kabupaten Purwakarta.
Keputusan tersebut tetap diambil meski kawasan hutan itu memiliki potensi hasil kayu mencapai ratusan meter kubik dengan nilai ekonomi yang diperkirakan sekitar Rp1 miliar.
Administrator Perhutani KPH Purwakarta, Avid Rollick Septiana, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta terkait keberadaan hutan di sekitar Situ Cigangsa.
ADVERTISEMENT
Dalam komunikasi tersebut, Perhutani menyatakan komitmennya untuk tidak melakukan aktivitas penebangan di kawasan tersebut.
“Kita sudah berkomunikasi dengan Pak Bupati. Perhutani memegang komitmen tidak akan melakukan penebangan di area hutan Situ Cigangsa,” ujar Avid, Kamis (24/9/2026).
Menurut Avid, keputusan mempertahankan kawasan hutan tersebut membuat Perhutani harus melepas potensi ekonomi dari hasil kayu yang sebenarnya dapat diperoleh jika dilakukan penebangan.
Ia menyebut, potensi kayu di kawasan hutan sekitar Situ Cigangsa mencapai ratusan meter kubik. Jika dikonversikan ke nilai ekonomi, hasil tebangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.
“Di area hutan Situ Cigangsa ada ratusan kubik. Kalau dilakukan penebangan, kalau dikonversikan ke rupiah kurang lebih Rp1 miliar penghasilan dari tebangan itu berkurang,” jelasnya.
Avid menegaskan, potensi ekonomi tersebut tidak menjadi alasan bagi Perhutani untuk melakukan penebangan di kawasan hutan sekitar Situ Cigangsa.
Komitmen tersebut sekaligus membuat pengelolaan kawasan perlu diarahkan pada upaya mempertahankan fungsi hutan. Sebab, kawasan hutan tidak hanya memiliki nilai ekonomi dari hasil kayu, tetapi juga berperan dalam menjaga kondisi lingkungan di sekitar Situ Cigangsa.
Dengan demikian, Perhutani memilih mempertahankan kawasan hutan meski terdapat potensi hasil kayu bernilai sekitar Rp1 miliar yang tidak diambil melalui aktivitas penebangan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






