ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA –Kemarau panjang mulai menyulitkan warga mendapatkan air bersih. Sejumlah masyarakat di Dusun Karang Pucung, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, harus menghadapi keterbatasan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut mendorong Polres Banjar menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak. Sebanyak 8.000 liter air bersih didistribusikan ke tiga titik, yakni RT 32, RT 33, dan RT 43/RW 11, Kamis (24/9/2026).
Air bersih tersebut diangkut menggunakan truk tangki dan langsung disalurkan kepada masyarakat. Dalam pendistribusiannya, Polres Banjar berkolaborasi dengan BPBD Kota Banjar dan PMI Kota Banjar.
ADVERTISEMENT
Rumah Panggung di Banjarwangi Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk membantu warga yang mengalami keterbatasan air bersih selama musim kemarau.
“Kami ingin hadir ketika masyarakat membutuhkan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga ketika ada warga yang mengalami kesulitan akibat kemarau, kami berupaya membantu semaksimal mungkin,” ujar Didi.
Menurut dia, penyaluran air bersih merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, terutama ketika kebutuhan dasar warga mulai terdampak kondisi kemarau.
Penyaluran bantuan turut melibatkan Wakapolres Banjar Kompol Djoko Susilo, jajaran pejabat utama Polres Banjar, Kapolsek Banjar, serta sejumlah personel di lapangan.
Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga Dusun Karang Pucung yang terdampak kekurangan air selama kemarau.
Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan air bersih menjadi persoalan yang tak bisa ditunda. Distribusi 8.000 liter air setidaknya menjadi bantuan sementara bagi warga yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






