ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus memperkuat upaya meningkatkan cakupan imunisasi di tengah masih rendahnya capaian sejumlah program imunisasi dasar pada 2026.
Upaya tersebut dibahas dalam Video Conference (Vicon) Rapat Koordinasi Lintas Sektor Tingkat Daerah Percepatan Capaian Imunisasi Tahun 2026 yang digelar Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Imunisasi.
Kegiatan berlangsung di Aula Bapperida Kabupaten Purwakarta dan diikuti Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Purwakarta, H. Dicky Darmawan, SH., M.Hum., bersama sejumlah unsur pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
Rapat tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat capaian imunisasi. Kolaborasi tidak hanya melibatkan sektor kesehatan, tetapi juga pendidikan, perencanaan pembangunan, pemerintahan desa hingga pemberdayaan masyarakat.
Berdasarkan evaluasi triwulan II 2026, sejumlah indikator imunisasi di Kabupaten Purwakarta masih berada di bawah target nasional. Imunisasi lengkap baru mencapai 43,2 persen dari target 85 persen.
Sementara itu, capaian imunisasi baduta lengkap sebesar 39,6 persen dari target 75 persen. Imunisasi MR1 bayi mencapai 44,5 persen dari target 88 persen, antigen baru 40,9 persen dari target 71 persen, dan imunisasi T2 WUS sebesar 39,4 persen dari target 71 persen.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemkab Purwakarta karena rendahnya cakupan imunisasi dapat meningkatkan risiko anak terkena penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi.
Dicky menegaskan, peningkatan cakupan imunisasi tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan. Seluruh unsur pemerintah dan masyarakat perlu terlibat dalam memperluas pelayanan serta edukasi.
“Keberhasilan imunisasi merupakan tanggung jawab bersama. Semua pihak harus bersinergi agar tidak ada anak yang tertinggal imunisasi dasar lengkap,” ujar Dicky.
Ia mengatakan, edukasi kepada masyarakat juga akan terus diperkuat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya imunisasi.
“Kami akan memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan pelayanan agar cakupan imunisasi terus meningkat,” katanya.
Pemkab Purwakarta selanjutnya mendorong kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bapperida, DPMD, Diskominfo, TP PKK dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Penguatan koordinasi, perluasan edukasi serta peningkatan akses pelayanan hingga tingkat desa diharapkan dapat membantu mengejar target imunisasi 2026 sekaligus memperkuat perlindungan kesehatan anak dan masyarakat di Kabupaten Purwakarta.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






