ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Video yang diduga memperlihatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Purwakarta berada di tempat hiburan malam masih menjadi perhatian publik. Hingga kini, Badan Kehormatan (BK) DPRD Purwakarta belum memberikan keterangan resmi terkait polemik tersebut.
Video yang telah diburamkan itu pertama kali ramai di media sosial pada Jumat (28/8/2026). Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria yang disebut-sebut sebagai anggota DPRD Purwakarta berinisial MJ berada di sebuah tempat hiburan malam dengan suasana redup dan diiringi musik.
Rekaman tersebut kemudian menyebar di berbagai platform media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Selain sosok pria yang disebut sebagai MJ, video juga memperlihatkan seorang perempuan yang disebut berinisial L. Sejumlah pemberitaan sebelumnya mengaitkan keduanya dengan dugaan hubungan khusus.
Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Identitas orang yang terekam, lokasi, waktu pengambilan video, serta konteks kejadian belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait.
MJ sendiri sebelumnya telah membantah tudingan yang berkembang. Saat dikonfirmasi sejumlah media, ia menegaskan bahwa sosok pria dalam video tersebut bukan dirinya dan membantah dugaan yang diarahkan kepadanya.
Meski telah ada bantahan, video tersebut tetap memicu perbincangan publik. Sorotan kemudian bergeser pada sikap DPRD Purwakarta, khususnya Badan Kehormatan sebagai alat kelengkapan dewan yang berkaitan dengan penegakan kode etik anggota DPRD.
Hingga berita ini ditulis, BK DPRD Purwakarta belum menyampaikan keterangan resmi mengenai apakah video tersebut akan ditindaklanjuti atau diperiksa lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah anggota BK memilih belum memberikan komentar kepada awak media. Mereka menyebut masih menunggu Ketua BK yang tengah menjalankan ibadah umrah sebelum menyampaikan sikap lembaga.
Belum adanya penjelasan resmi tersebut membuat publik masih menunggu kepastian mengenai langkah yang akan diambil BK DPRD Purwakarta.
Di sisi lain, proses konfirmasi terhadap pihak-pihak terkait masih diperlukan untuk memastikan fakta sebenarnya, termasuk identitas sosok dalam video, konteks rekaman, serta ada atau tidaknya pelanggaran kode etik.
Hingga saat ini, video yang beredar tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan bahwa sosok di dalamnya merupakan anggota DPRD Purwakarta yang dimaksud. Karena itu, seluruh informasi terkait identitas maupun dugaan perilaku dalam rekaman masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






