ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein meninjau sejumlah titik saluran air yang terhambat bangunan milik warga. Dalam penertiban tersebut, pemilik bangunan memilih membongkar bangunannya secara sukarela setelah berdialog dengan pemerintah daerah.
Saat melakukan peninjauan, Om Zein menemukan sejumlah bangunan yang berdiri di atas maupun menutup saluran air. Keberadaan bangunan tersebut dinilai berpotensi menghambat aliran air dan menyulitkan proses pemeliharaan saluran, termasuk ketika terjadi pendangkalan atau penumpukan material.
Om Zein menegaskan, saluran air harus tetap terbuka karena memiliki fungsi penting dalam menjaga kelancaran aliran air bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
5 Rekomendasi Toko Olahraga di Bandung, Lengkap dari Sepatu hingga Perlengkapan Olahraga
Karena itu, bangunan yang berdiri di atas saluran akan ditertibkan agar jalur air kembali terbuka dan dapat dipelihara dengan baik.
Namun, penertiban dilakukan dengan pendekatan persuasif. Pemilik bangunan diajak berdialog dan diberi kesempatan mempersiapkan proses pembongkaran secara mandiri.
“Kita menghargai Bapak, menghargai usaha Bapak di sini. Jadi ini kita akan bongkar, tapi paletnya siapin dulu,” ujar Om Zein saat berdialog dengan salah satu pemilik bangunan.
Om Zein meminta pemilik bangunan terlebih dahulu menyiapkan tempat untuk memindahkan barang-barang sebelum proses pembongkaran dilakukan.
Pendekatan tersebut membuat proses penertiban berlangsung secara lebih humanis. Pemilik bangunan bersedia membongkar bangunannya setelah memahami bahwa bangunan tersebut berada di atas jalur saluran air yang harus tetap berfungsi.
Dalam proses tersebut, Om Zein juga memberikan bantuan uang kepada pemilik bangunan untuk membantu kebutuhan pemindahan barang dan pembongkaran.
Menurutnya, penertiban tidak semata-mata bertujuan mengosongkan bangunan, tetapi mengembalikan fungsi saluran air yang menjadi kepentingan masyarakat.
Saluran yang kembali terbuka akan memudahkan aliran air sekaligus memungkinkan petugas melakukan pembersihan secara berkala apabila terjadi pendangkalan atau penumpukan material.
Keberadaan bangunan di atas saluran air, kata Om Zein, dapat menimbulkan dampak yang lebih luas. Hambatan pada satu titik saluran berpotensi memengaruhi kelancaran aliran air di wilayah sekitarnya.
Ia pun meminta masyarakat tidak lagi mendirikan bangunan di atas saluran air. Pemerintah daerah akan menertibkan bangunan yang menghambat fungsi saluran, dengan tetap mengedepankan komunikasi dan pendekatan kepada masyarakat.
Penataan tersebut diharapkan tidak hanya membuat saluran air kembali berfungsi optimal, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang diperuntukkan bagi kepentingan umum.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






