KORANMANDALA.COM – Warga Desa Batu Tumpang, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, digegerkan oleh temuan potongan tubuh yang diduga menyerupai bagian kaki bayi.
Potongan tersebut ditemukan setelah seekor biawak memuntahkan benda mencurigakan di sekitar pekarangan rumah warga.
Temuan itu pertama kali diketahui seorang anak sekitar pukul 17.30 WIB. Saat melihat biawak memuntahkan benda tersebut, anak itu kemudian memberi tahu warga sekitar.
Dugaan Obat Keras Ilegal Resahkan Warga Purwakarta, KDM Bertindak
Warga yang penasaran langsung mendatangi lokasi. Setelah diperiksa, benda yang dimuntahkan biawak tersebut diduga menyerupai potongan kaki manusia, bahkan diduga merupakan bagian tubuh bayi.
Temuan tersebut sontak membuat warga resah. Sejumlah warga kemudian berusaha mengejar biawak yang diduga membawa potongan tubuh itu ke arah semak-semak di sekitar permukiman.
Kepala Desa Batu Tumpang, Herul Mubarik, mengatakan warga sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun, hingga pencarian dilakukan, warga belum menemukan jasad secara utuh dan baru mendapati potongan yang diduga bagian kaki.
“Warga sempat berburu biawak tersebut ke semak-semak. Tapi saat dicari, jasad utuh bayinya belum ada, baru bagian kakinya saja,” ujar Herul saat ditemui di lokasi.
Kondisi potongan tubuh yang ditemukan juga sudah mengalami kerusakan. Bagian tersebut diduga rusak setelah berada di dalam mulut atau saluran pencernaan biawak sebelum akhirnya dimuntahkan.
Herul mengatakan, berdasarkan pengamatan sementara warga, potongan tersebut diduga menyerupai kaki bayi yang diperkirakan masih berusia sekitar satu minggu. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan secara medis.
“Kalau dilihat, bayi berumur sekitar satu minggu. Bagian itu seperti kaki bayi, cuma sudah hancur karena bekas muntahan biawak,” katanya.
Hingga sekitar pukul 21.00 WIB, warga masih melakukan pencarian di sekitar lokasi. Pencarian dilakukan untuk mengetahui apakah masih terdapat bagian tubuh lainnya sekaligus menemukan biawak yang diduga membawa potongan tersebut.
Situasi kemudian ditangani aparat kepolisian. Polsek Plered bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Purwakarta mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari warga.
Aparat juga melakukan penanganan terhadap potongan tubuh yang ditemukan untuk kepentingan penyelidikan.
Pemerintah Desa Batu Tumpang mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan asal-usul potongan tubuh tersebut. Berbagai kemungkinan masih terbuka hingga hasil pemeriksaan dan penyelidikan kepolisian keluar.
“Belum bisa dijelaskan lebih jauh, kita masih menunggu hasil resmi dari pihak kepolisian,” ujar Herul.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki asal-usul potongan tubuh tersebut. Petugas juga berupaya mencari kemungkinan adanya bagian tubuh lain di sekitar lokasi serta mengungkap identitas dan kronologi di balik temuan yang menggemparkan warga tersebut.
Temuan yang bermula dari muntahan seekor biawak itu kini menyisakan teka-teki di tengah warga Batu Tumpang.
