ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Maraknya aksi begal di Kota Bandung mendapat kritik dari Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Andri Gunawan. Ia menilai meningkatnya kriminalitas jalanan tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan, tetapi juga dipengaruhi masalah sosial seperti pengangguran usia muda, peredaran minuman keras, obat-obatan terlarang, hingga minimnya penerangan jalan umum (PJU).
Andri mengingatkan agar bonus demografi tidak menjadi persoalan baru akibat kurangnya kesiapan generasi muda.
”Jangan sampai bonus demografi berubah menjadi musibah demografi. Anak mudanya banyak, tetapi tidak berkualitas, daya serap lapangan kerja tidak sebanding dengan jumlah angkatan kerja, sehingga banyak anak muda yang menganggur dan tidak memiliki kemampuan sosial yang memadai,” kata Andri dikutip Jum’at (24/7/2026)
Selain itu, Andri mengkritik kondisi PJU di sejumlah wilayah Kota Bandung yang dinilai masih belum memadai. Ia menyebut masyarakat sudah lama mengeluhkan banyaknya jalan gelap yang berpotensi meningkatkan kerawanan kejahatan.
”Kalau kemudian dijawab bahwa itu jalan provinsi atau jalan nasional, masyarakat tidak peduli. Yang dibutuhkan adalah koordinasi antarlembaga. Jangan sampai rakyat menjadi korban hanya karena pemerintah saling melempar tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga menilai anggaran sekitar Rp16 miliar untuk penerangan jalan masih belum cukup jika keamanan warga menjadi prioritas.
”Saya mempertanyakan, apakah anggaran sekitar Rp16 miliar cukup untuk membuat seluruh Kota Bandung menjadi terang? Menurut saya tentu tidak cukup. Kalau keamanan masyarakat menjadi prioritas, maka penerangan jalan juga harus menjadi prioritas anggaran,” kata Andri.
Andri turut mendorong pemasangan CCTV terintegrasi di titik rawan kejahatan yang dapat dipantau bersama oleh Pemkot Bandung, kepolisian, dan TNI.
”Kalau CCTV dipasang, jangan berdiri sendiri. Harus terintegrasi antara pemerintah kota, Polrestabes Bandung, dan TNI sehingga pemantauan bisa dilakukan secara real time dan respons terhadap tindak kriminal menjadi lebih cepat,” Pungkasnya
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






