KORANMANDALA.COM –Infrastruktur sekolah sekolah yang ada di kabupaten Garut menjadi perbincangan pemkab Garut,banyak sekolah sekolah di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Garut harus segera ada penangan pemerintah,mengingat pendidikan merupakan modal utama dalam membangun Sumber daya manusia gunakan menaikan IPM.
Sekertaris Daerah Nurdin Yana menyampaikan dengan adanya pengurangan TKD dengan kurang yang begitu signifikan sehingga Bupati pun segera bergerak.
” Sebetulnya gini jujur ya dengan pengurangan TKD sekitar 446 miliyar itu dipahami juga oleh pusat,bahwa memang kondisi kita itu sperti ini cukup signifikan kekurangan 446 miliar ini makanya pusat juga segera pak bupati juga segera bergerak ke pusat.” Kata Nurdin Senin (04/05/2026).
Kirab Budaya Milangkala Jabar Digelar di Garut, Tampilkan Warisan 27 Daerah
Sebagai pemerintah mencari informasi untuk mendukung kebutuhan pembangunan terutama pendidikan,pihaknya pun bergerak.
” Kemarin juga ke Kemendasemen ada peluang peluang yang bisa didorong kepada kita itu yang bisa dilakukan oleh kita,tidak terkecuali dari berbagai sisi yang kita lakukan.” Ujar Nurdin.
Mengenai Anggaran Nurdin juga menyampaikan bahwa anggaran infrastruktur itu kecil,selain itu DAU juga mengalami penurunan.
” Infrastruktur itu kecil dikisaran berpa puluh lah jadi untuk DAU saja dulu DAU ada sekitar ampir 178 miliar sekarang turun sekali 436 ,bisa dibayangkan sementara UU 122 terkait dengan pasal yang mengisyaratkan bahwa gaji pegawai itu tidak boleh lebih dari 30 persen,” jelasnya.
” Nah kita sekarang 34 persen artinya ada sekitar 4 persen harus kita efesiensi,efesiensi itu ada sekitar 195 miliar kalau 195 miliar artinya berarti harus ada pengurangan 3500 orang bisa dibayangkan bagaimana akan terjadi hal yang tidak diinginkan oleh kita.” Lanjut Nurdin.
” Sehingga nanti ada form form apa yang nanti kita komunikasikan dengan pusat meskipun ada semacam relaksasi dari Kemendagri yang mengisyaratkan boleh,dengan catatan harus ada ijin dari tiga menteri nah ini yang sedang kita kejar.” Tutup Nurdin.*
