ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Jalan Raya Purwakarta-Bandung di Desa Cilalawi, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, mendadak dipenuhi warga setelah sebuah truk pengangkut makanan ringan mengalami kecelakaan, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Truk yang melaju dari arah Bandung menuju Purwakarta itu diduga mengalami rem blong hingga kehilangan kendali. Kendaraan kemudian menabrak tiang dan menghantam bagian depan sebuah ruko yang berada di pinggir jalan.
Seorang pengemudi ojek online (ojol), Beni, mengatakan dirinya mengetahui kronologi kecelakaan setelah menanyakan langsung kepada sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi dan mengetahui kejadian tersebut.
ADVERTISEMENT
“Kalau dari cerita warga yang lihat, truknya dari arah Bandung ke Purwakarta. Terus diduga los rem, jadi enggak bisa dikendalikan sampai akhirnya nabrak ruko,” kata Beni.
Sebelum menghantam ruko, truk tersebut disebut sempat menyenggol seseorang yang tengah memarkir kendaraan di sekitar lokasi. Beruntung, orang tersebut tidak sampai tertabrak dan tidak mengalami luka serius.
Truk kemudian menabrak tiang sebelum menghantam bagian depan ruko. Benturan keras membuat rolling door serta bagian bangunan di sekitar tangga mengalami kerusakan.
Ruko yang ditabrak diketahui sudah tidak ditempati sebagai tempat tinggal maupun warung. Meski demikian, sejumlah barang masih berada di dalam bangunan, termasuk sepeda motor. Sementara sebuah mobil berada di bagian belakang ruko.
Kondisi ruko yang kosong membuat tidak ada penghuni yang menjadi korban. Sementara sopir truk mengalami luka setelah kakinya terjepit di dalam kendaraan.
Warga sekitar kemudian membantu proses evakuasi sopir. Setelah mendapat pertolongan, sopir berhasil dikeluarkan dari kendaraan dalam keadaan selamat.
“Katanya sopir sempat kejepit di bagian kaki. Warga langsung bantu sampai akhirnya bisa dikeluarkan dari truk,” ujar Beni berdasarkan informasi yang diperolehnya dari warga di lokasi.
Proses evakuasi truk berlangsung lebih dari satu jam. Kendaraan akhirnya berhasil dipindahkan dari lokasi dan arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian kembali dapat dilalui.
Namun, kecelakaan tersebut juga kembali menyoroti kondisi Jalan Raya Purwakarta-Bandung di kawasan tersebut yang dinilai cukup rawan bagi pengguna jalan.
Selain berada di jalur menurun, kawasan itu merupakan jalur yang sering dilalui truk-truk besar pengangkut pasir. Aktivitas kendaraan berat yang hilir mudik membuat material pasir terkadang tercecer dan menutupi permukaan jalan.
Kondisi tersebut membuat jalan menjadi berdebu, terutama ketika cuaca kering. Bagi pengendara sepeda motor, keberadaan pasir di permukaan jalan juga dapat meningkatkan risiko kendaraan tergelincir, terlebih ketika kondisi ban sudah tidak dalam keadaan baik.
“Kalau kata warga memang daerah sini rawan. Ini turunan, terus banyak truk besar pengangkut pasir yang lewat. Pasirnya kadang ada di jalan, jadi berdebu dan kalau kondisi bannya sudah gundul memang bisa licin, terutama buat motor,” katanya.
Kondisi jalan tersebut membuat pengendara kendaraan kecil harus lebih waspada ketika berpapasan dengan truk bermuatan berat. Perbedaan ukuran kendaraan, kondisi jalan menurun, serta material pasir yang berada di permukaan jalan menjadi sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Warga menyebut kecelakaan sebelumnya juga pernah terjadi di kawasan tersebut. Kendaraan yang terlibat dalam kejadian sebelumnya diketahui merupakan mobil berukuran lebih kecil.
Kecelakaan truk kali ini kembali menjadi perhatian karena kendaraan tidak berhenti setelah kehilangan kendali dan akhirnya menghantam bangunan di sisi jalan.
Penyebab pasti kecelakaan masih menunggu pemeriksaan pihak berwenang. Dugaan rem blong pada truk masih berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari warga di sekitar lokasi.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






