ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran tengah menyelidiki dugaan penebangan puluhan pohon tanpa izin di lahan milik warga bernama Siti. Peristiwa ini menjadi perhatian setelah puluhan pohon albasia dan pohon rimba di kebun miliknya ditemukan telah ditebang.
Kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian. Aparat kini berupaya mengungkap pihak yang bertanggung jawab, termasuk dugaan adanya aktor yang mengoordinasi penebangan tersebut.
Peristiwa ini terungkap saat Siti mendatangi kebun miliknya dan mendapati kondisi lahan yang telah berubah. Sejumlah saksi di lokasi menyebut penebangan diduga dilakukan secara diam-diam.
ADVERTISEMENT
Salah seorang saksi berinisial D mengaku sempat melihat seseorang yang hendak mengangkut kayu hasil tebangan menggunakan jasa ojek. Dari keterangan awal, pekerja di lapangan mengaku menjalankan perintah dari seseorang berinisial BHN.
Informasi serupa juga disampaikan saksi lain berinisial AK yang mengaku terlibat dalam aktivitas tersebut. Namun, ia menyebut hanya menjalankan perintah dari pihak yang sama.
Berdasarkan pendataan sementara di lokasi, total terdapat 81 pohon yang ditebang tanpa izin, terdiri dari 32 pohon albasia dan 49 pohon rimba. Sebagian kayu hasil penebangan diduga telah dijual.
Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian material hingga ratusan juta rupiah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Pangandaran telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi. Kepolisian juga mendalami peran pihak-pihak yang disebut dalam keterangan saksi, termasuk sosok berinisial BHN.
Polres Pangandaran menyatakan penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional dan transparan guna memberikan kepastian hukum kepada korban serta mencegah tindak pidana serupa.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi dilaporkan kondusif. Kepolisian masih terus mengumpulkan bukti tambahan untuk mengungkap motif dan pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






