KORANMANDALA.COM –Kepolisian Resor (Polres) Garut masih menyelidiki penyebab kematian seorang pria berinisial AU (57), pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) asal Kota Bekasi, yang ditemukan meninggal dunia di aliran sungai wilayah Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kapolsek Karangpawitan, AKP Nurdin Jaelani, mengatakan jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Slamet Garut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD dr. Slamet untuk memastikan penyebab kematian,” ujar Nurdin di Garut, Sabtu.
Garut Siap Jadi Tuan Rumah Kejurda Voli U-18, PBVSI Jabar Nilai SOR RAA Adiwijaya Layak
Peristiwa penemuan mayat tersebut bermula dari laporan warga yang menemukan jasad korban di aliran sungai kering, tepatnya di sekitar lokasi pembuangan sampah di Kampung Sukamulya, Desa Cimurah, Jumat (3/4) siang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Karangpawitan bersama Tim Identifikasi Polres Garut dan tenaga medis dari Puskesmas Karangpawitan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Petugas melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal bersama tim medis,” katanya.
Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Ali Usman (57), warga Pondok Melati, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi telungkup di lokasi kejadian. Sementara itu, informasi dari rekan korban menyebutkan bahwa yang bersangkutan sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian kaki dan diketahui tinggal seorang diri di rumah kontrakan.
“Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka luar pada tubuh korban,” ujar Nurdin.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
