ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Memasuki periode arus balik Lebaran, kepadatan kendaraan mulai terjadi di jalur utama Tasikmalaya–Bandung. Untuk mengantisipasi penumpukan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut menerapkan cara bertindak (CB) pengurasan, Selasa (24/3/2026) pagi.
CB pengurasan mulai diberlakukan sekitar pukul 08.00 WIB, dengan titik pengendalian arus (pending) di kawasan Pasar Domba yang dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan.
Selain itu, rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) juga diterapkan di jalur Bandrek pada pukul 09.05 hingga 09.20 WIB. Skema ini diberlakukan untuk kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung, dengan titik pengendalian di kawasan Dorodoso.
ADVERTISEMENT
Arus Kendaraan di Garut Masih Padat hingga H+3 Lebaran, Jalur Wisata Jadi Titik Kemacetan
Kasatlantas Polres Garut, AKP Luky Martono, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat pada masa arus balik.
“CB pengurasan dilakukan untuk mengurangi penumpukan kendaraan dan memastikan arus balik tetap berjalan lancar serta terkendali,” ujar Luky.
Menurutnya, petugas di lapangan melakukan pengaturan lalu lintas secara maksimal dengan sistem pengaliran kendaraan secara bertahap, guna mencegah antrean panjang.
Dengan penerapan rekayasa tersebut, arus lalu lintas di jalur Tasikmalaya–Bandung terpantau berangsur lancar dan kondusif.
Polres Garut juga mengimbau para pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas, mengutamakan keselamatan, serta menjaga ketertiban selama perjalanan arus balik Lebaran.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






