ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Warga di sekitar kawasan hutan Gunung Pasir Maja, Kabupaten Majalengka, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi membusuk pada Selasa (3/3/2026) pagi. Setelah dilakukan proses identifikasi, polisi memastikan jenazah tersebut merupakan seorang lansia bernama Tarmidi (81).
Korban diketahui merupakan buruh harian lepas asal Desa Tenjolayar, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak awal Februari 2026.
Kapolres Majalengka, Rita Suwadi, mengatakan identitas korban berhasil dipastikan setelah pihak kepolisian berkoordinasi dengan tim identifikasi forensik dan keluarga korban.
ADVERTISEMENT
Tambalan Aspal Bekas Galian Kabel di Bandung Dikeluhkan Warga, Permukaan Jalan Tidak Rata
“Berdasarkan laporan resmi yang kami terima pada Jumat (6/3/2026), jenazah tersebut adalah Saudara Tarmidi yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak awal Februari,” ujar Rita.
Penemuan mayat tersebut bermula ketika seorang warga bernama Omo Sarma mendapat informasi dari pencari burung yang mencium bau menyengat di kawasan hutan Gunung Pasir Maja, tepatnya di Blok Cikalapa, Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan Majalengka.
Merasa curiga, warga kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan sesosok mayat dalam posisi telungkup di tengah hutan dengan kondisi sudah membusuk. Temuan itu kemudian dilaporkan ke pihak Kelurahan Babakan Jawa dan Polsek Majalengka Kota.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Majalengka Kota, Piki Krismanto, bersama tim Inafis Satreskrim Polres Majalengka, petugas SPKT, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Munjul langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Proses evakuasi jenazah dilakukan bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka sebelum dibawa ke RSUD Majalengka untuk pemeriksaan forensik.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi jasad korban sudah mengalami pembusukan berat. Sebagian jaringan tubuh bahkan hilang dan ditemukan bekas luka tidak beraturan yang diduga akibat gigitan hewan liar di kawasan hutan tersebut.
Tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari delapan hari sebelum ditemukan.
Identitas korban akhirnya dipastikan setelah keluarga datang ke RSUD Majalengka dan mengenali sejumlah ciri yang masih melekat pada korban, termasuk pakaian yang dikenakan serta peci yang masih berada di kepala.
Pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban diketahui sering meninggalkan rumah tanpa memberi kabar karena mengalami pikun.
Setelah proses identifikasi selesai, keluarga kemudian membawa jenazah korban untuk dimakamkan di pemakaman keluarga di wilayah Cibatu, Kelurahan Munjul, Kabupaten Majalengka.
Kapolres Majalengka menegaskan seluruh proses penanganan penemuan jenazah berlangsung aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan anggota keluarga lanjut usia yang berpotensi tersesat, terutama di wilayah yang berdekatan dengan kawasan hutan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






