KORANMANDALA.COM –Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bidik Fotografi STIKOM Bandung menggelar pameran fotografi bertajuk “Ragam” di lingkungan kampus, Kamis (29/1/2026). Pameran ini menampilkan 84 karya foto hasil bidikan 17 pameris dari angkatan 27 sebagai bagian dari kegiatan pajang karya sekaligus proses pembelajaran fotografi dasar.
Pameran “Ragam” mengangkat tema keberagaman kehidupan sehari-hari yang dituangkan melalui berbagai sudut pandang visual. Objek yang ditampilkan meliputi potret manusia, budaya, aktivitas sosial, hingga dinamika ruang dan lingkungan, dengan pendekatan human interest sebagai benang merah karya.
Salah satu pengurus UKM Bidik Fotografi STIKOM Bandung, Cahya (22), menjelaskan bahwa pameran ini dirancang sebagai ruang latihan bagi anggota baru untuk mengasah kepekaan visual sekaligus kemampuan bercerita melalui foto.
“Pajang karya ini bagian dari proses pembelajaran dasar fotografi. Kami mendorong teman-teman untuk lebih peka melihat lingkungan sekitar, khususnya Bandung, melalui pendekatan human interest,” ujar Cahya.
Hal senada disampaikan salah satu pameris, Ananda Raid (18). Ia menilai tema “Ragam” membantunya memahami dasar fotografi jurnalistik, terutama dalam memotret aktivitas manusia yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Karya yang ditampilkan memang masih tahap awal, tapi dari sini kami belajar bagaimana foto bisa bercerita dan punya nilai jurnalistik,” kata Ananda.
Sementara itu, pameris lain, Syifa (22), memilih mengangkat sisi budaya melalui karyanya yang memotret Rumah Batik Komar. Ia tertarik pada upaya pelestarian budaya Cirebon yang tetap hidup meski proses produksinya dilakukan di Bandung.
“Batik Komar bukan hanya soal batik, tapi juga edukasi. Mereka membuka workshop dan mengajak masyarakat terlibat langsung dalam proses membatik,” ujarnya.
Syifa mengaku pameran ini menjadi pengalaman pertamanya terjun langsung ke dunia fotografi. Meski sempat merasa tertekan, ia menilai proses tersebut menjadi bagian penting dari pembelajaran.
“Ini pengalaman pertama saya berpameran. Awalnya ragu, tapi sampai karya dipajang rasanya jadi proses belajar yang sangat berharga,” katanya.
Selain menjadi ruang ekspresi bagi para fotografer muda, pameran ini juga mendapat respons positif dari pengunjung. Sejumlah pengunjung tampak antusias mengamati karya yang dipajang serta terlibat diskusi, menciptakan ruang interaksi dan dialog visual di lingkungan kampus.
Pameran foto “Ragam” diharapkan dapat mendorong minat dan perkembangan fotografi di kalangan mahasiswa, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai ruang kreatif dan edukatif bagi generasi muda.
Muhammad Farhan Rizqi / MG
