ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Wahana “Ulil” di Kings Shopping Centre kembali ramai dikunjungi saat momen libur Lebaran. Mini roller coaster berbentuk ulat hijau ini tak hanya menarik perhatian anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang ingin bernostalgia dengan permainan masa kecil mereka.
Ulil dikenal sebagai salah satu wahana ikonik Kota Bandung yang telah beroperasi sejak awal 1990-an. Meski sempat terdampak kebakaran mal pada 2014, wahana ini tetap bertahan dan kini kembali menjadi daya tarik utama di lantai enam pusat perbelanjaan tersebut.
Salah satu pengunjung, seorang ibu Rosna (32) asal Gatsu Bandung mengaku datang bersama keluarga untuk mengisi waktu libur Lebaran sekaligus mengajak anaknya mencoba wahana legendaris tersebut.
ADVERTISEMENT
“Karena momen Lebaran, banyak permainan untuk anak. Saya ke sini mengantar anak, sekalian jalan-jalan. Tadi juga ingin main Ulil,” ujarnya. Saat di wawancarai Senin 23/3/2026
Ia menambahkan bahwa dirinya sudah sering mengunjungi Kings sejak dulu dan memiliki kenangan tersendiri dengan wahana tersebut.
“Dari kecil saya sudah sering ke sini. Dulu juga suka main Ulil. Sekarang diteruskan ke anak, jadi nostalgia juga,” katanya.
Hal serupa disampaikan Zara (22), warga asli Bandung yang kembali mencoba wahana tersebut setelah sekian lama.
“Sudah pernah dari kecil, waktu masih SD. Sekarang coba lagi karena nostalgia, seru-seruan saja,” ungkapnya.
Zara mengaku sensasi permainan Ulil masih sama seperti yang ia rasakan dulu, terutama saat kereta melaju kencang di lintasan berkelok.
“Yang paling seru itu waktu keretanya melaju kencang dan meliuk-liuk, terasa seperti dibanting, tapi justru itu yang bikin seru,” katanya.
Ia juga menyebut harga tiket yang relatif terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Tadi sekitar Rp20.000 per orang, dapat beberapa kali putaran. Seru juga, jadi kemungkinan akan coba lagi,” tambahnya.
Kini, Ulil bukan sekadar wahana permainan, tetapi juga simbol kenangan lintas generasi. Dari orang tua yang pernah menikmatinya di masa kecil hingga anak-anak mereka saat ini, wahana ini terus menjadi bagian dari cerita liburan warga Bandung.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






