KORANMANDALA.COM – Persib Bandung memang gagal menang di laga pamungkas. Namun hasil imbang tanpa gol kontra Persijap Jepara justru cukup untuk mengantar Maung Bandung mencetak sejarah dengan meraih gelar juara BRI Super League 2025/2026 tiga kali berturut-turut.
Bermain di hadapan puluhan ribu Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026), pasukan asuhan Bojan Hodak harus puas bermain imbang 0-0 dalam laga yang berlangsung penuh tensi.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persib langsung tampil agresif dan mendominasi jalannya pertandingan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun rapatnya lini pertahanan Persijap membuat serangan Maung Bandung selalu kandas sebelum berbuah gol.
Polres Garut Siagakan 571 Personel Gabungan Amankan Nobar Persib vs Persijap di SOR Adiwijaya
Memasuki babak kedua, Bojan Hodak mencoba mengubah situasi dengan melakukan sejumlah pergantian pemain.
Strategi itu sempat meningkatkan intensitas serangan Persib, tetapi dewi fortuna belum berpihak. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor kaca mata tetap tak berubah.
Meski gagal memuaskan Bobotoh dengan kemenangan, hasil imbang ini menjadi akhir manis bagi Persib.
Tambahan satu poin membuat klub kebanggaan Jawa Barat itu mengoleksi 75 poin, jumlah yang sama dengan rival terdekatnya, Borneo FC, yang finis di posisi kedua.
Namun, Persib tetap berhak mengangkat trofi usai unggul dalam aspek penentuan klasemen, sekaligus memastikan gelar juara ketiga secara beruntun sebuah pencapaian yang semakin menegaskan dominasi Maung Bandung di sepak bola nasional.
Di tengah hasil imbang yang terasa hambar, satu hal tetap menggema di GBLA: Persib tetap juara, Persib tetap raja.
