KORANMANDALA.COM –Kehadiran bek anyar Persib Bandung, Gabriel Mutombo, mulai menuai perhatian pengamat sepak bola nasional. Pengamat sepak bola Bung Binder menilai pemain asal Prancis tersebut memiliki karakter yang mirip dengan Federico Barba, namun dengan gaya bermain yang lebih agresif.
Menurut Bung Binder, Mutombo merupakan tipikal bek modern yang mengandalkan kekuatan duel, kemampuan melakukan pressing, serta piawai mengawal pergerakan lawan secara ketat.
“Mutombo adalah pemain yang mirip dengan Federico Barba. Bedanya, Mutombo jauh lebih agresif dalam duel maupun challenge terhadap pemain lawan,” ujar Bung Binder dalam analisisnya.
PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib, Fokus Kembangkan Talenta Muda dan Tata Kelola Profesional
Ia menjelaskan, Mutombo memiliki spesialisasi sebagai man marking defender, yakni bek yang fokus mengawal pergerakan pemain lawan secara langsung. Karakter tersebut berbeda dengan Federico Barba yang lebih mengandalkan penjagaan ruang (zonal marking) dalam organisasi pertahanan.
“Kalau Barba lebih menjaga ruang bersama lini belakang, Mutombo lebih spesialis mengawal pemain lawan. Itu menjadi salah satu kelebihannya,” katanya.
Tak hanya kuat dalam bertahan, Bung Binder juga menilai Mutombo memiliki kemampuan membangun serangan dari lini belakang atau ball-playing defender. Meski distribusi bolanya ke depan belum sebaik Barba, bek berusia 29 tahun itu dinilai tetap mampu memberikan kontribusi dalam fase menyerang.
“Dia memang bukan pemain yang punya delivery luar biasa ke depan, tetapi dia bisa tiba-tiba muncul di kotak penalti lawan untuk memberikan opsi tambahan saat menyerang. Itu nilai plus yang dimiliki Mutombo,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bung Binder mengatakan karakter pemain bertahan asal Prancis tidak kalah tangguh dibandingkan bek-bek asal Italia yang selama ini dikenal disiplin dalam bertahan. Menurutnya, pemain Prancis umumnya memiliki keunggulan dalam aspek fisik dan intensitas permainan.
“Memang pemain Italia identik dengan karakter bertahan yang kuat. Tapi pemain asal Prancis juga punya karakter yang sama kuatnya. Secara fisik mereka bahkan sangat unggul,” ucapnya.
Meski demikian, Bung Binder mengingatkan bahwa tantangan terbesar Gabriel Mutombo adalah proses adaptasi di kompetisi Liga 1 Indonesia. Namun, ia optimistis proses tersebut tidak akan berlangsung lama mengingat sang pemain telah memiliki pengalaman bermain di Liga Thailand yang dinilai memiliki karakter permainan hampir serupa dengan Liga 1.
“Yang paling penting sekarang bagaimana dia bisa beradaptasi dengan Liga 1. Tetapi pengalaman bermain di Liga Thailand bisa menjadi modal yang sangat bagus karena karakter kompetisinya hampir mirip,” pungkasnya.
