ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung resmi memiliki nahkoda baru. Unjang As’asri dipercaya memimpin DPC PKB Kota Bandung untuk periode 2026-2031, Sekretaris dipegang oleh AA Abdul Rozak dan Bendahara dipegang oleh Indri Rindani, menggantikan Erwin yang telah menuntaskan masa kepemimpinannya selama tiga periode.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi momentum penting bagi PKB Kota Bandung untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Ketua demisioner, Erwin, berharap kepengurusan baru mampu membawa partai meraih hasil yang lebih baik pada pemilu mendatang. Ia menargetkan PKB dapat meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kota Bandung hingga mencapai 11 kursi.
ADVERTISEMENT
“Kami berharap dengan terpilihnya Kang Unjang As’asari, target 11 kursi pada Pemilu 2029 bisa tercapai. Mari kita solidkan seluruh kader, pengurus, dan saya menginstruksikan seluruh pengurus ranting untuk tetap kompak serta terus bersama-sama berjuang agar PKB menjadi partai pemenang pada Pemilu 2029,” ujar Erwin Kamis 11 Juni 2026.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Bandung terpilih, Unjang As’asari, menegaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperkuat infrastruktur partai hingga ke tingkat paling bawah.
Menurutnya, penguatan organisasi menjadi fondasi utama sebelum menjalankan agenda-agenda politik yang lebih besar.
“Langkah awal adalah penguatan infrastruktur partai. Kami akan merapikan struktur DPC mulai dari Tanfidz, Syuro, hingga berbagai stakeholder yang selama ini menjadi bagian dari PKB. Semua harus kompak menata DPC PKB Kota Bandung yang sudah baik agar menjadi lebih baik lagi,” kata Unjang.
Ia menjelaskan, setelah struktur kepengurusan terbentuk secara lengkap, PKB akan bergerak cepat melakukan konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Saat ini, kata dia, struktur di 30 kecamatan sudah terbentuk. Namun, pihaknya akan kembali melakukan penataan dan konsolidasi guna memperkuat mesin partai menjelang kontestasi politik 2029.
“Kami akan terus melakukan penataan sampai ke tingkat kelurahan. Dari 30 kecamatan yang sudah terbentuk akan kita rapikan kembali, lalu mempersiapkan struktur kepengurusan ranting di 151 kelurahan. Semua ini merupakan bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029,” ujarnya.
Selain fokus pada penguatan internal, Unjang juga memastikan PKB akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Bandung. Terlebih, PKB memiliki kader yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung, yakni Erwin.
“Kami akan berkesinambungan dengan Pemerintah Kota Bandung. PKB harus hadir sebagai partai yang benar-benar peduli dan melayani masyarakat Kota Bandung,” katanya.
Program Ambulans Gratis atau Mobil Siaga Tetap Dilanjutkan
Dalam bidang pelayanan publik, Unjang memastikan program ambulans gratis yang selama ini dijalankan PKB akan tetap dipertahankan bahkan diperkuat.
Menurutnya, layanan tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi bentuk nyata kehadiran partai di tengah warga.
“Ambulans dan mobil siaga merupakan kewajiban mutlak bagi kami untuk melayani masyarakat Kota Bandung secara gratis. Program ini akan terus berjalan,” tegasnya.
Saat ini PKB Kota Bandung memiliki enam unit ambulans yang terdiri dari lima unit milik Fraksi PKB DPRD Kota Bandung dan satu unit milik DPC PKB Kota Bandung.
“Kalau memungkinkan, ke depan bukan hanya pelayanannya yang diperkuat, tetapi jumlah unitnya juga akan ditambah karena kebutuhan masyarakat terhadap ambulans dan mobil siaga cukup tinggi,” ujarnya.
Terkait program-program baru, Unjang menyebut seluruh gagasan akan dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) untuk menentukan program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Kota Bandung.
Fraksi PKB Siap Kawal Kepemimpinan Baru
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Bandung, AA Abdul Rozak, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Unjang As’asari atas amanah baru yang diemban sebagai Ketua DPC PKB Kota Bandung.
Menurut Rozak, Fraksi PKB DPRD Kota Bandung siap mendukung seluruh kebijakan dan arahan yang dikeluarkan DPC sebagai bagian dari struktur partai.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Kang Unjang As’asari yang akan memimpin DPC PKB Kota Bandung. Fraksi merupakan kepanjangan tangan DPC, sehingga kami siap menjalankan setiap keputusan, arahan, dan kebijakan yang ditetapkan partai,” katanya.
Rozak yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC kota Bandung menegaskan bahwa PKB akan terus mengawal jalannya pemerintahan Kota Bandung. Apalagi, PKB merupakan salah satu partai pengusung pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, serta memiliki kader yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung, yakni Erwin.
“Kami akan terus memperjuangkan visi dan misi pembangunan Kota Bandung, termasuk menjalankan berbagai program yang menjadi perhatian Kang Haji Erwin sebagai Wakil Wali Kota Bandung,” ujarnya.
Ia berharap kepemimpinan baru di tubuh DPC PKB Kota Bandung mampu menghadirkan semangat dan terobosan baru dalam membesarkan partai.
“Hari ini PKB masih menjadi partai menengah di Kota Bandung. Ke depan kami berharap PKB bisa naik kelas menjadi partai papan atas, bahkan masuk empat besar di Kota Bandung. Dengan kepemimpinan baru, semoga tata kelola organisasi semakin baik dan semakin maju,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






