ADVERTISEMENT
“Trans7 wajib meliput pesantren secara utuh dan objektif. Kritik boleh saja, tapi jangan dengan cara yang menyesatkan. Pesantren punya kelebihan dan kekurangan, tapi framing yang menyudutkan jelas tidak bisa diterima,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Asep menegaskan bahwa kekuatan bangsa terletak pada moral dan akhlaknya, dan pesantren merupakan lembaga yang paling konsisten dalam menjaga nilai tersebut.
ADVERTISEMENT
“Bangsa akan kuat kalau moralnya kuat. Pesantren mendidik santrinya menjadi orang-orang bermoral. Jangan sampai moral dan akhlak yang dibangun selama ratusan tahun dirusak oleh pemberitaan yang tidak benar,” kata Prof. Asep.
Seperti diketahui Serikat Sarjana Muslimin Indonesia (SESMI) merupakan berada di bawah naungan Perhimpunan Syarikat Islam Indonesia (PSII).
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






