KORANMANDALA.COM –Anggota DPRD Kota Bandung dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Soni Daniswara, mendorong agar seluruh puskesmas di Kota Bandung menjadi puskesmas ramah anak dan layak anak.
Menurut Soni, upaya menjadikan puskesmas ramah anak tidak bisa dilepaskan dari kondisi fasilitas yang tersedia di lapangan.
Ia menilai masih banyak puskesmas di Kota Bandung yang belum representatif, baik dari sisi ruang pelayanan maupun sarana pendukung bagi anak.
Milad Ke-5, Relawan Bongsor Bentukan Soni Daniswara Salurkan Sembako untuk Lansia di Bojongloa Kaler
“Kita harus melihat dulu fasilitasnya. Kalau ruangannya sempit, tentu sulit memenuhi kriteria puskesmas ramah anak, seperti adanya tempat bermain, tempat istirahat, dan ruang tunggu yang nyaman,” ujar Soni kepada Koranmandala.
Ia menambahkan, puskesmas diharapkan mulai mempersiapkan diri untuk mengajukan rencana pembangunan atau renovasi yang mengarah pada program puskesmas layak anak.
Langkah ini, kata Soni, perlu menjadi prioritas dalam pelayanan publik, terutama dalam konteks pembangunan Kota Bandung sebagai Kota Layak Anak (KLA).
Selain soal infrastruktur, Soni juga menyoroti tantangan baru yang dihadapi anak-anak di era digital. Ia menyebut banyak anak mengalami gangguan psikologis akibat penggunaan gawai berlebihan, yang berdampak pada perilaku dan emosi mereka.
“Sekarang banyak anak yang secara psikologis terganggu karena terlalu aktif bermain gadget. Dampaknya terlihat pada peningkatan emosi dan ketidakpatuhan terhadap orang tua,” jelasnya.
Untuk itu, Soni mengusulkan agar setiap puskesmas di Kota Bandung memiliki tenaga psikiater atau psikolog anak guna memberikan layanan konseling bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan.
“Saya sudah sampaikan agar setiap puskesmas ke depan bisa menyiapkan psikiater. Ini penting karena masalah kesehatan anak tidak hanya fisik, tapi juga mental,” tegasnya.
Soni berharap program puskesmas ramah anak dapat segera diwujudkan secara menyeluruh, sehingga anak-anak di Kota Bandung tidak hanya mendapat pelayanan kesehatan yang memadai, tetapi juga tumbuh di lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan mereka.
