KORAN MANDALA –Persib Bandung menghadapi ujian penting saat bertandang ke markas Melbourne Victory FC dalam matchday keempat Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.
Pertandingan yang digelar di Stadion AAMI Park, Victoria, Rabu, 4 November 2026, pukul 14.45 WIB, menjadi tantangan tersendiri bagi Maung Bandung yang harus tampil di tengah jadwal padat dan keterbatasan waktu pemulihan.
Perjalanan panjang dari Bandung menuju Australia menambah tantangan bagi skuad asuhan Igor Tolic. Apalagi, pertandingan melawan Melbourne Victory menjadi laga kesembilan yang harus dijalani Persib dengan jeda sekitar tiga hari antarlaga.
Marc Klok Bidik Kemenangan, Persib Incar Hasil Positif di Markas Melbourne Victory
Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus cermat mengatur kebugaran pemain. Pada pertandingan Super League sebelumnya, Tolic bahkan mengistirahatkan sejumlah pemain utama demi menjaga kondisi fisik mereka menjelang agenda di kompetisi Asia.
Pelatih asal Kroasia itu mengakui, perjalanan dan padatnya jadwal pertandingan berdampak terhadap kondisi fisik pemain. Meski demikian, ia memastikan Persib tetap membidik penampilan maksimal demi meraih hasil positif di kandang lawan.
“Tujuan utama kami adalah selalu bermain dengan baik. Jika bisa mendapatkan poin, tentu itu bagus. Tim lain juga bermain. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami bisa tampil di kompetisi ini. Sejauh ini kami bisa melakukannya dengan baik. Jika mampu mempertahankan performa ini, kami berharap bisa mendapatkan hasil bagus besok,” kata Tolic.
Pertandingan ini memiliki arti penting bagi Persib untuk mempertahankan dominasinya di Grup E. Marc Klok dan kawan-kawan dituntut tetap disiplin dan efektif meskipun persiapan mereka tidak sepenuhnya ideal.
Persib saat ini masih memimpin klasemen sementara Grup E dengan koleksi sembilan poin dari tiga kemenangan beruntun. Maung Bandung unggul lima poin atas Melbourne Victory yang menempati posisi kedua.
Di kubu tuan rumah, pelatih Melbourne Victory, Giovanni Savarese, menyadari Persib bukan lawan yang mudah. Ia menilai persaingan di Grup E cukup ketat karena setiap tim memiliki karakter permainan berbeda.
Savarese secara khusus menyoroti kemampuan Persib dalam melakukan transisi permainan. Menurutnya, tim asal Bandung tersebut memiliki organisasi pertahanan yang solid serta mampu melancarkan serangan balik cepat dengan dukungan pemain-pemain berkualitas di lini depan.
“Ini adalah tim yang jelas mengandalkan transisi, menjaga blok pertahanan dengan rapat, dan mencoba menyerang melalui transisi cepat dengan memanfaatkan pemain-pemain bagus di lini depan. Mereka memiliki banyak pilihan untuk dimainkan di posisi depan,” ujar Savarese.
Penilaian tersebut menunjukkan Melbourne Victory telah mewaspadai salah satu kekuatan utama Persib. Kecepatan pemain depan dan kemampuan memanfaatkan ruang di pertahanan lawan bisa menjadi senjata bagi Maung Bandung.
Namun, Persib juga harus menjaga konsentrasi di lini belakang. Organisasi pertahanan yang disiplin menjadi kunci agar tuan rumah tidak leluasa mengembangkan permainan, terlebih dengan dukungan suporter sendiri.
Selain kekuatan di lapangan, Savarese juga menaruh perhatian terhadap fanatisme Bobotoh. Ia mengaku terkesan dengan dukungan suporter Persib pada pertemuan sebelumnya. Kali ini, ia berharap pendukung Melbourne Victory memenuhi stadion untuk memberikan atmosfer positif bagi timnya.
Dengan kepentingan besar bagi kedua tim, duel di AAMI Park diprediksi berlangsung sengit. Melbourne Victory memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri, sedangkan Persib datang dengan ambisi mempertahankan rekor kemenangan sekaligus memperkokoh posisinya di puncak klasemen Grup E.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





