Kapolsek Babakan Ciparay, Kompol Kurniawan, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kerja tersebut. “Iya benar. Korban saat ini masih dalam perawatan. Penyebab jatuhnya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Korban mengalami patah tulang kaki kanan, luka di bagian kepala, serta memar di beberapa bagian tubuh. Saat berita ini ditulis, kondisi korban masih ditangani tim medis RS Santosa Kopo.
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa prosedur keselamatan kerja di lokasi.
Dugaan awal, korban terjatuh karena tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa tali pengaman saat berada di ketinggian.
Insiden ini sekaligus menjadi sorotan serius terkait standar keselamatan kerja di proyek renovasi rumah sakit, yang seharusnya mengutamakan pengawasan ketat demi mencegah kecelakaan fatal.
