KORAN MANDALA – Industri film Indonesia kembali menghadirkan kabar menarik bagi pencinta genre horor. Pengabdi Setan 3: Origin akan melanjutkan semesta Pengabdi Setan yang sebelumnya sukses menarik perhatian penonton melalui dua film terdahulu.
Menurut laporan IDN Times pada Selasa (1/9), Joko Anwar menggarap film horor Indonesia tersebut dengan mengambil inspirasi dari peristiwa histeria massal di Strasbourg pada tahun 1518. Cerita film ini akan membawa penonton dari Eropa hingga sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa pada abad ke-17.
Joko Anwar kembali menyutradarai Pengabdi Setan 3: Origin dan mengajak penonton mengungkap berbagai misteri yang belum terjawab dalam dua film sebelumnya. Film ini menjadi kabar yang dinantikan oleh pencinta horor di Indonesia yang ingin mengetahui kelanjutan semesta Pengabdi Setan.
Sanitasi Masih Jadi Masalah di Antapani, DPRD Bandung Dorong Penanganan Berbasis RW
Joko Anwar menggarap proyek ini dalam skala yang lebih besar. Tim produksi menjalankan proses syuting di dua benua dan menggunakan tujuh bahasa untuk mendukung kebutuhan cerita. Melalui Pengabdi Setan 3: Origin, Joko Anwar akan mengajak penonton menelusuri asal-usul kultus serta perjanjian dengan iblis yang memicu berbagai peristiwa dalam dua film sebelumnya.
Pengabdi Setan pertama kali hadir pada 2017 dan berhasil menarik perhatian besar masyarakat. Kesuksesan tersebut kemudian berlanjut melalui Pengabdi Setan 2: Communion yang tayang pada 2022.
Dua film tersebut tidak hanya menyuguhkan teror melalui kemunculan makhluk gaib. Joko Anwar juga membangun misteri yang membuat penonton terus mencari hubungan di balik berbagai peristiwa dalam semesta Pengabdi Setan.
*Fakta-fakta Film Pengabdi Setan 3: Origin*
Berikut sejumlah fakta menarik tentang Pengabdi Setan 3: Origin yang perlu diketahui:
1. Menggandeng Rumah Produksi Korea Selatan
Rapi Films memproduksi Pengabdi Setan 3: Origin bersama Come and See Pictures, Sky Media, dan Legacy Pictures. Dalam proyek ini, Joko Anwar kembali bekerja sama dengan Barunson E&A dari Korea Selatan.
Kolaborasi tersebut melanjutkan kerja sama Joko Anwar dengan Barunson E&A dalam proyek Ghost in the Cell. Film tersebut menarik sekitar 3,3 juta penonton di Indonesia dan kemudian masuk ke pasar internasional di sekitar 150 wilayah.
2. Menghadirkan Cerita Prekuel
Berbeda dari dua film sebelumnya, Pengabdi Setan 3: Origin akan membawa cerita prekuel yang berdiri sendiri. Film ini mengajak penonton menelusuri awal mula sekte gelap dan perjanjian dengan iblis yang selama ini menjadi bagian dari misteri semesta Pengabdi Setan.
3. Menggunakan Tujuh Bahasa
Joko Anwar menggarap Pengabdi Setan 3: Origin sebagai salah satu proyek paling ambisius dalam kariernya. Tim produksi melakukan proses syuting di dua benua dan menggunakan tujuh bahasa, yakni Indonesia, Alsasia, Portugis, Jawa, Belanda, Turki, dan Latin.
Penggunaan berbagai bahasa tersebut akan mendukung latar cerita yang melintasi sejumlah wilayah dan periode waktu.
4. Mengambil Inspirasi dari Peristiwa Nyata
Cerita Pengabdi Setan 3: Origin akan membuka kisahnya melalui peristiwa histeria massal di Strasbourg pada abad ke-16. Joko Anwar mengambil inspirasi dari peristiwa nyata yang tercatat terjadi pada tahun 1518.
Setelah itu, cerita akan bergerak ke pesisir selatan Jawa pada abad ke-17 dan membawa penonton menuju sebuah mercusuar yang menyimpan berbagai misteri.
5. Menyasar Pasar Internasional
Selain menyapa penonton Indonesia, tim produksi juga akan membawa Pengabdi Setan 3: Origin ke pasar internasional dengan judul Satan’s Slaves: Origin.
Barunson E&A akan menangani distribusi internasional dan memasarkan hak penayangan film tersebut ke berbagai wilayah. Perusahaan asal Korea Selatan itu juga dijadwalkan memperkenalkan Satan’s Slaves: Origin kepada pembeli internasional dalam pasar film yang berlangsung bersamaan dengan Toronto International Film Festival (TIFF).
Barunson E&A dikenal sebagai salah satu perusahaan yang terlibat dalam perjalanan internasional Parasite, film garapan Bong Joon Ho yang meraih berbagai penghargaan, termasuk Oscar.
*Antusiasme Penggemar Horor*
Melalui Pengabdi Setan 3: Origin, Joko Anwar berpeluang menjawab sejumlah misteri yang selama ini memunculkan berbagai teori di kalangan penggemar. Film ini akan membawa penonton menelusuri perjalanan awal berbagai peristiwa penting dalam semesta Pengabdi Setan.
Para penggemar pun telah menantikan kehadiran Pengabdi Setan 3: Origin setelah menyaksikan Pengabdi Setan 2: Communion. Film ini tidak hanya melanjutkan kisah yang telah dikenal penonton, tetapi juga memperluas cerita dengan latar dan skala produksi yang lebih besar.
Melalui proyek tersebut, industri film Indonesia kembali menunjukkan perkembangan dalam menghadirkan karya horor dengan cerita yang lebih luas dan menjangkau pasar internasional. Dengan misteri yang masih tersisa dari dua film sebelumnya, Pengabdi Setan 3: Origin berpotensi menjadi salah satu film horor Indonesia yang menarik perhatian penonton.
Film ini tidak hanya akan menghadirkan teror baru, tetapi juga mengajak penonton mencari jawaban mengenai asal-usul misteri yang telah muncul sejak awal semesta Pengabdi Setan. Pengabdi Setan 3: Origin dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027, sementara pihak produksi belum mengumumkan tanggal dan bulan penayangan resminya. (Raul Krishnandi)
