ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA –Pelaku usaha angkutan barang di Kabupaten Purwakarta didorong memanfaatkan peluang yang muncul dari berkembangnya aktivitas logistik di kawasan Pelabuhan Patimban, Subang.
Kesiapan menghadapi perkembangan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pelantikan pengurus DPC Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) Kabupaten Purwakarta periode 2026-2031 yang dirangkaikan dengan talkshow dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD APTRINDO Jawa Barat di Ballroom Prime Plaza Hotel Purwakarta, Jumat (18/9/2026).
Perkembangan Pelabuhan Patimban dinilai membuka peluang baru bagi pengusaha trucking di Jawa Barat untuk terlibat dalam rantai distribusi barang.
ADVERTISEMENT
Pembuangan Sampah Ilegal, Apakah Pengawasan Pemkot Bandung Berjalan?
Namun, peluang tersebut juga menuntut kesiapan pelaku usaha menghadapi perubahan pola transportasi dan kebutuhan logistik.
Forum APTRINDO tersebut mempertemukan pengusaha angkutan dengan pemerintah, regulator, pelaku industri hingga pemilik barang.
Pertemuan lintas sektor itu menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan langsung dengan operasional angkutan barang.
Sejumlah isu yang dibahas meliputi keselamatan transportasi, kepatuhan terhadap perizinan, efisiensi biaya operasional, produktivitas logistik serta kesiapan menghadapi perubahan regulasi transportasi.
Dengan meningkatnya aktivitas logistik di Jawa Barat, pengusaha angkutan dituntut tidak hanya meningkatkan kapasitas armada, tetapi juga memperkuat aspek keselamatan, kepatuhan dan efisiensi agar mampu bersaing dalam rantai distribusi yang semakin berkembang.
Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya kemampuan komunikasi dalam membangun kepercayaan saat menjalankan usaha.
“Kalau belum bisa kasih harta, jaga bahasa. Karena penting dalam berbisnis itu menjaga bahasa, bagaimana cara penyampaian kita agar buyer dan owner itu percaya,” ujar Abang Ijo.
Menurutnya, hubungan bisnis tidak hanya dibangun melalui kemampuan menjalankan usaha, tetapi juga melalui komunikasi yang baik dan sikap yang dapat membangun kepercayaan dengan mitra.
Dalam kegiatan tersebut, Deni Mulyana Kusumanagara terpilih sebagai Ketua DPC APTRINDO Kabupaten Purwakarta periode 2026-2031.
Kepengurusan baru diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi bagi para pengusaha angkutan sekaligus menjembatani kepentingan pelaku usaha dengan pemerintah, regulator dan pemangku kepentingan lainnya.
Melalui Rakerda DPD APTRINDO Jawa Barat, para pelaku usaha angkutan didorong menyatukan langkah menghadapi perkembangan sektor logistik.
Keberadaan Pelabuhan Patimban menjadi salah satu momentum yang dapat memperluas peluang usaha, sekaligus menuntut sektor angkutan barang semakin profesional, aman dan efisien.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






