ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Telkom University (Tel-U) resmi memperluas kiprahnya ke bidang pendidikan kesehatan setelah menerima Surat Keputusan (SK) Fakultas Kedokteran dari LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.
SK tersebut diserahkan langsung Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., kepada Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto di Auditorium Gedung Damar, Tel-U, Bandung, Rabu (9/9/2026).
Penyerahan SK tersebut berlangsung di tengah Main Event IMPACT-EDU 2026 yang mengusung tema “Sustainable Impact in Teaching and Learning through Pentahelix Collaboration.”
ADVERTISEMENT
Momen tersebut turut disaksikan Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D., serta jajaran Board of Directors (BOD) Yayasan Pendidikan Telkom (YPT).
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Dr. Lukman mengatakan, penyerahan SK menjadi bentuk pengakuan sekaligus dukungan terhadap pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan Tel-U, khususnya dalam bidang kedokteran.
Bagi Tel-U, hadirnya Fakultas Kedokteran menjadi babak baru dalam memperluas kontribusi perguruan tinggi tersebut. Rektor Tel-U Prof. Dr. Suyanto menyebut kehadiran fakultas baru ini sebagai momentum penting untuk memperkuat kontribusi institusi dalam pengembangan pendidikan kesehatan.
Fakultas Kedokteran diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya Tel-U dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Penyerahan SK tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian IMPACT-EDU 2026. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian program yang sebelumnya diawali Pre-Event Webinar Internasional pada 10 Juni 2026.
IMPACT-EDU 2026 diselenggarakan Direktorat Akademik, Direktorat Pascasarjana & Kelas Internasional, serta Direktorat Pembelajaran Digital & Pusat Bahasa Tel-U, bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten sebagai mitra strategis.
Selain penyerahan SK Fakultas Kedokteran, kegiatan tersebut diisi diskusi panel dan peluncuran Tel-U X, platform pembelajaran fleksibel yang dirancang untuk mendukung transformasi digital sekaligus membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan.
Agenda lainnya yakni penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Tel-U dan Jasa Raharja serta penyerahan SK Konsorsium AI.
Melalui IMPACT-EDU 2026, Tel-U menegaskan komitmennya mendorong transformasi pendidikan tinggi yang berbasis bukti, relevan dengan kebutuhan industri dan memberikan dampak bagi masyarakat.
Komitmen tersebut diterjemahkan melalui empat pilar tematik, yakni AI for Digital Learning Transformation, Good Practices in Transnational Education, End-to-End OBE Enabled by AI, serta OBE Consistency through Project-Based Learning.
Dengan diterimanya SK Fakultas Kedokteran, Tel-U kini memiliki pijakan baru untuk memperluas kontribusinya di bidang pendidikan kesehatan. Langkah tersebut sekaligus melengkapi kiprah Tel-U dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Kehadiran Fakultas Kedokteran diharapkan tidak hanya memperluas pilihan pendidikan tinggi di bidang kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan kesehatan di masa mendatang.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






