KORAN MANDALA – Sensasi nyeri dada sering kali memicu rasa panik karena kerap dikaitkan dengan serangan jantung. Namun, tidak semua rasa sakit di area dada berasal dari masalah kesehatan yang sama.
Lokasi spesifik munculnya nyeri dada ternyata dapat memberikan petunjuk mengenai potensi gangguan kesehatan yang dialami.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Ginjal dan Hipertensi, dr. Decsa Medika Hertanto, dalam unggahan video di akun Instagramnya memaparkan bahwa pemetaan lokasi nyeri dada dapat membantu masyarakat lebih waspada terhadap sinyal yang diberikan tubuh.
“Nyeri dada itu nggak semua sama, dan lokasinya ternyata bisa kasih petunjuk penting. Kita bedah singkat yuk,” ujar dr. Decsa, dikutip Selasa (8/9/2026).
Berikut pemetaan empat titik nyeri dada serta potensi masalah kesehatan di baliknya:
1. Nyeri di Tengah Dada, Tanda Klasik Serangan Jantung
Rasa sakit yang terpusat di bagian tengah dada merupakan kondisi yang perlu mendapat kewaspadaan tinggi. Sensasi berat seperti tertindih beban atau diremas, terutama jika menjalar ke bagian tubuh lain, dapat menjadi tanda gangguan pada jantung.
“Jadi, jika kalian ada nyeri dada dirasakan di tengah dada kayak ditindih gitu, atau diremas, apalagi menjalar ke lengan kiri, rahang, atau nembus ke punggung belakang, ini yang wajib kalian waspadai. Ini merupakan tanda klasik serangan jantung,” tutur dia.
2. Nyeri Ulu Hati Menjalar ke Atas, Indikasi GERD atau Asam Lambung
Sensasi panas atau terbakar yang bermula dari ulu hati kemudian menjalar ke arah dada umumnya dapat berkaitan dengan gangguan pencernaan, seperti GERD atau asam lambung naik.
Keluhan tersebut dapat semakin terasa setelah makan atau ketika tubuh dalam posisi berbaring.
“Lalu yang kedua, jika ada nyeri dada lokasinya di ulu hati yang naik ke dada, rasanya panas kayak terbakar, ini kemungkinan juga suatu GERD atau asam lambung naik. Apalagi habis makan atau pas berbaring,” jelas dr. Decsa.
3. Nyeri Dada di Sisi Kanan, Bisa Berkaitan dengan Otot atau Paru
Nyeri yang berfokus di bagian kanan dada dapat lebih sering berkaitan dengan masalah otot maupun gangguan pada paru-paru sebelah kanan.
“Nah, jika didapatkan nyeri dada di kanan, ini lebih sering karena otot atau gangguan di paru kanan,” ungkap dia.
4. Nyeri Menyebar dan Memburuk Saat Tarik Napas
Nyeri yang menyebar ke seluruh dada dan semakin parah ketika menarik napas dalam dapat menjadi tanda adanya masalah pada paru-paru, salah satunya radang selaput paru atau pleuritis.
“Jika ada nyeri dada menyebar ke seluruh dada dan makin parah kalau ditarik nafas dalam, bisa jadi tanda masalah di paru-paru kayak radang selaput paru,” terang dr. Decsa.
Meski pola lokasi nyeri tersebut dapat menjadi panduan awal, dr. Decsa mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan diagnosis secara mandiri.
Masyarakat perlu segera mendapatkan penanganan medis apabila nyeri dada muncul secara mendadak dan disertai gejala lain seperti sesak napas, keringat dingin, atau nyeri yang menjalar ke lengan maupun punggung.
“Tapi ingat, ini cuma pola umum, bukan cara diagnosis pasti sendiri. Namun wajib kalian cermati khususnya nomor satu. Jadi kalau nyerinya tiba-tiba, disertai sesak, keringat dingin, atau nembus ke lengan atau nembus ke punggung, jangan nembak-nembak, langsung ke IGD,” Tegasnya
