FTSP Expo 2025 juga mendapat dukungan luas dari dunia industri dengan 19 sponsor dan 28 booth pameran yang berpartisipasi. Kehadiran mitra industri tidak hanya memperkuat keberlangsungan kegiatan, tetapi juga mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan industri secara langsung.
Menurut pihak panitia, kegiatan riset dan inovasi menjadi hal mutlak bagi perguruan tinggi, khususnya Itenas, untuk memajukan ilmu pengetahuan, menghasilkan produk dan layanan bermanfaat, serta meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui kegiatan ini, FTSP Itenas menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam membangun ekosistem riset yang kuat dan inovatif. Rencananya, Seminar Mansoer Wiratmadja dan FTSP Expo akan digelar setiap dua tahun sekali dengan jumlah pembicara internasional yang lebih banyak dan peningkatan kualitas publikasi hasil riset.
Penyematan nama Mansoer Wiratmadja dalam kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum sebagai salah satu pendiri Itenas. Kini, setelah 53 tahun berdiri, Itenas telah terakreditasi “Unggul” dan menempati posisi tiga besar perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings (QS WUR).
