Daerah

Bupati Nina Agustina Beri Bantuan Pompa Air kepada Petani untuk Menjaga Produksi Pangan Indramayu

KORANMANDALA.COM – Cuaca ekstrem akibat Fenomena El Nino telah mengganggu aktivitas pertanian di Indramayu. Kondisi ini menimbulkan berbagai masalah seperti kekeringan, perubahan musim tanam, penyakit tanaman, penurunan kualitas hasil panen, dan fluktuasi harga pangan di pasar, yang dapat memengaruhi ketahanan pangan nasional.

Sebagai respons terhadap masalah tersebut, Bupati Indramayu Nina Agustina bersama Kodim 0616 Indramayu memberikan Alat Mesin Pertanian (ALSINTAN) berupa pompa air kepada Jajaran Koramil 0616/Indramayu.

Pompa air ini kemudian disalurkan kepada kelompok tani yang tersebar di seluruh Kabupaten Indramayu pada Kamis 20 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

Bupati Nina Agustina menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan berupa 495 unit pompa air. “Diharapkan ini bisa menjadi solusi bagi para petani di setiap kecamatan di Indramayu,” ujarnya.

Bantuan pompa air dari Bupati Indramayu. (Foto: Humas Indramayu)

Pemkab Indramayu juga menambahkan bantuan berupa 32 unit pompa air berukuran 4 dan 6 inch kepada kelompok tani. Bantuan ini bertujuan untuk memastikan Kabupaten Indramayu tetap menjadi lumbung pangan nasional.

“Kita harus menjaga dan mempertahankan Indramayu sebagai lumbung pangan nasional. Para camat, kuwu, serta koramil dan babinsa harus berkoordinasi untuk mengelola sistem pompanisasi dengan baik,” tambah Nina.

Rustan Massinai, Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Jawa Barat, mengungkapkan bahwa Kementerian Pertanian telah mendistribusikan 27.000 unit pompa air untuk tahap pertama pada tahun 2024, dengan Jawa Barat menerima jumlah terbanyak yaitu 7.033 unit.

“Pompa-pompa ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, jangan sampai tidak digunakan atau disalahgunakan,” tegas Rustan.

Kabupaten Indramayu dikenal sebagai penghasil padi terbesar di Provinsi Jawa Barat, diikuti oleh Subang dan Karawang.

Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Inf. Yanuar Setyaga, menyatakan bahwa dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan dalam tiga bulan ke depan masalah pertanian bisa terselesaikan. “Semua pihak turun tangan dengan harapan meningkatkan kualitas hasil panen, kemandirian pangan, kedaulatan pangan, dan ketahanan pangan demi kesejahteraan petani dan rakyat, serta mewujudkan Pemkab Indramayu yang bermartabat,” ujarnya.

“Terima kasih kepada Bupati Nina Agustina atas dukungannya. Dengan bantuan ALSINTAN ini, kita berharap semua masalah pertanian bisa segera teratasi,” tutup Yanuar. *** (Chs)

Published by

Recent Posts

Bau Sampah Ganggu Warga Sindangsari, TPS Dibangun Tanpa Musyawarah

KORAN MANDALA –Tumpukan sampah di Kampung Warungkandang, Desa Sindangsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, dikeluhkan warga…

52 menit ago

Dibangun untuk Pelatihan Kerja, BLKK Purwakarta Kini Jadi Dapur MBG

KORAN MANDALA – Bangunan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) di lingkungan Pesantren Manbaul Ulum Assalafiyah,…

2 jam ago

Ekspor Naik, PHK Tekstil Masih Membayangi Jawa Barat

KORAN MANDALA – Lonjakan nilai ekspor nasional belum sepenuhnya berdampak pada penyerapan tenaga kerja di…

3 jam ago

Adang Rochyana Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Jabar 2026–2031

KORAN MANDALA –Irjen Pol (Purn.) Adang Rochyana kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah…

4 jam ago

Jadwal Padat Mengadang, Marc Klok Tegaskan Target Persib

KORAN MANDALA –Persib Bandung tak punya banyak ruang untuk lengah. Di tengah jadwal pertandingan yang…

4 jam ago

Zakat BAZNAS Garut Tembus Rp13 Miliar, Penghimpunan Menurun

KORAN MANDALA – Penghimpunan zakat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut mencapai Rp13 miliar pada…

5 jam ago