Daerah

TKW Purwakarta Meninggal di Qatar, Kisah Heroiknya Belum Terungkap

KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari, Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dikabarkan meninggal dunia saat bekerja di negara tersebut.

Jenazah Rasem dijadwalkan tiba di kampung halamannya pada Selasa (20/10/2026). Kepulangannya menjadi momen berat bagi keluarga yang harus menerima kenyataan bahwa perempuan tersebut kembali ke tanah kelahirannya dalam keadaan tak bernyawa.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, jenazah Rasem sedang dalam perjalanan menuju rumah duka di Kampung Cibendasari, RT 007/RW 002, Desa Cipinang, tepat di samping SMKN Cibatu.

ADVERTISEMENT

Polres Purwakarta Razia Lokasi Rawan Narkoba, Tes Urine Digelar untuk Perkuat Pengawasan

Di tengah suasana duka, beredar informasi bahwa Rasem meninggal dunia setelah berusaha menolong anak majikannya yang berada di kolam. Namun, kabar tersebut belum terverifikasi secara independen. Belum ada keterangan resmi yang memastikan kronologi kejadian maupun penyebab kematiannya.

Karena itu, dugaan mengenai upaya penyelamatan tersebut masih memerlukan konfirmasi dari keluarga, pihak yang mempekerjakan Rasem, atau otoritas terkait di Qatar. Kepastian informasi menjadi penting agar peristiwa yang menimpa almarhumah tidak hanya berhenti sebagai kabar yang beredar tanpa penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi keluarga, persoalan utama saat ini adalah menyambut jenazah dan mengantarkan Rasem ke peristirahatan terakhir. Namun, di balik kepulangan tersebut, masih ada pertanyaan yang menunggu jawaban: apa sebenarnya yang terjadi sebelum Rasem meninggal dunia?

Kematian pekerja migran di luar negeri membutuhkan penanganan dan penjelasan yang jelas, terutama untuk memastikan penyebab kematian serta memberikan kepastian kepada keluarga yang ditinggalkan. Apabila terdapat dugaan bahwa Rasem meninggal saat berusaha menyelamatkan orang lain, informasi itu juga perlu ditelusuri berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang tersedia.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematian Rasem. Konfirmasi dari keluarga, instansi pemerintah yang menangani pelindungan pekerja migran, serta otoritas terkait diperlukan untuk mengungkap peristiwa tersebut secara utuh.

Published by

Recent Posts

Bahu Jalan Ambles, Warga Purwakarta Keluhkan Dampak Galian Kabel

KORAN MANDALA – Kondisi bahu dan badan jalan yang mengalami penurunan permukaan di sejumlah ruas…

41 menit ago

Bed RSUD Garut Baru 1.183, Kebutuhan Ideal 2.900

KORAN MANDALA – Kapasitas pelayanan rumah sakit di Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar. Dengan jumlah…

8 jam ago

Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung

KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…

9 jam ago

Hendak ke Masjid, Motor Warga Malangbong Raib Dicuri

KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…

11 jam ago

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

11 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

12 jam ago